Antisipasi Lonjakan Pemudik di Yogyakarta, Polda DIY Kerahkan 2.900 Personel hingga Drone
JAKARTA - Polda DIY memprediksi jumlah pemudik yang masuk, melintas, serta wisatawan di wilayahnya mencapai lebih dari 8,2 juta orang. Untuk mengantisipasi kedatangan jutaan pemudik yang saat ini sudah mulai berdatangan, Polda DIY menurunkan sedikitnya 2.900 personel.
Selain itu, Polda DIY juga menyiapkan 25 pos pengamanan dan pelayanan terpadu serta mengoperasikan sedikitnya 25 drone pemantau agar situasi arus mudik dapat lebih mudah dipantau.
"Kami siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, baik yang mudik maupun yang berwisata," kata Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro, Senin (16/3/2026).
Berbagai terobosan dan strategi terus disiapkan agar masyarakat dapat terlayani dengan baik.
“Kami yakin dengan kesiapan personel yang cukup dan terlatih, masyarakat yang mudik maupun berwisata akan merasa nyaman selama berada di Yogyakarta,” ujar Edi.
Menurut anggota Kompolnas periode 2012–2016 ini, berdasarkan pengamatannya saat ini Polda DIY telah menyebar personel di berbagai titik untuk melayani masyarakat.
Kehadiran anggota tersebut setiap saat dapat digeser menyesuaikan kondisi arus mudik maupun arus balik di wilayah Yogyakarta.
“Kami mengajak seluruh personel bekerja dengan baik agar kehadiran Polda DIY sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom benar-benar dirasakan masyarakat selama berada di Yogyakarta,” sambungnya.
Selain pengamanan mudik, Polda DIY bersama jajaran Polres juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Lebaran 2026 untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Harga yang ditetapkan Polda DIY untuk beras dijual lebih rendah dibanding harga pasar. Kegiatan bazar murah ini banyak dikunjungi warga dan mendapat apresiasi dari masyarakat.










