Sunderland Tumbang dari Brighton, Regis Le Bris Soroti Buruknya Penyelesaian Akhir
SUNDERLAND - Sunderland harus mengakui keunggulan Brighton & Hove Albion 0-1 dalam lanjutan Liga Inggris 2025-2026. Pelatih Regis Le Bris menyoroti penyelesaian akhir timnya yang dinilai belum maksimal.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadium of Light, Sunderland, Inggris pada Sabtu 14 Maret 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri, The Black Cats harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari tim tamu.
Gol tunggal Brighton dicetak oleh Yankuba Minteh pada menit ke-58. Itu menjadi penentu kemenangan The Seagulls dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
1. Tampil Agresif
Secara statistik, Sunderland sebenarnya tampil cukup agresif sepanjang pertandingan. Tuan rumah mencatatkan total 16 tembakan ke arah pertahanan Brighton.
Namun efektivitas menjadi persoalan utama dalam laga tersebut. Dari 16 percobaan yang dilepaskan, hanya tiga tembakan yang tepat sasaran.
Di sisi lain, Brighton tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang dimiliki. Tim tamu mencatatkan empat tembakan tepat sasaran dan satu di antaranya berhasil menjadi gol.
2. Gagal Dimaksimalkan
Le Bris mengakui timnya memiliki beberapa peluang bagus untuk mencetak gol. Namun kesempatan tersebut gagal dimanfaatkan dengan maksimal oleh para pemain Sunderland.
“Kami sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol di awal babak kedua—hanya terpaut beberapa sentimeter—sementara mereka mendapatkan peluangnya dan berhasil mencetak gol. Jadi pertandingan ini ditentukan oleh momen-momen penting,” kata Le Bris, dikutip dari laman resmi Sunderland, Senin (16/3/2026).
Pria asal Prancis itu menilai para pemain telah menunjukkan semangat dan karakter sepanjang pertandingan. Meski begitu, ia menegaskan penyelesaian akhir masih menjadi aspek yang harus segera diperbaiki.
Menurutnya, kualitas permainan tim sebenarnya sudah cukup baik dalam pertandingan tersebut. Namun kurangnya ketajaman di depan gawang membuat Sunderland gagal memaksimalkan dominasi permainan.
“Hingga akhir laga, para pemain mencoba menunjukkan kualitas, karakter, dan ketahanan. Namun pada akhirnya penyelesaian akhir kami belum cukup akurat, dan itu masih menjadi area yang harus kami perbaiki,” terang Le Bris.
3. Klasemen Liga Inggris 2025-2026
Kekalahan ini membuat Sunderland belum mampu memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026. Granit Xhaka dan kawan-kawan masih tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 40 poin.
Posisi tersebut juga belum sepenuhnya aman bagi Sunderland. Crystal Palace berpeluang menyalip karena hanya terpaut dua poin dan belum memainkan pertandingan pekan ke-30.
Situasi ini membuat Sunderland harus segera meningkatkan efektivitas serangan mereka. Perbaikan di lini depan menjadi kunci jika ingin memperbaiki posisi di papan klasemen.










