IHSG Hari Ini Dibuka Melemah ke Level 7.097

IHSG Hari Ini Dibuka Melemah ke Level 7.097

Ekonomi | okezone | Senin, 16 Maret 2026 - 09:34
share

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada awal perdagangan Senin (16/3/2026). Pada pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat berada di level 7.097,18 atau turun 40,03 poin (-0,56) dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.137.

Berdasarkan data perdagangan awal sesi, IHSG dibuka di level 7.115,45, dengan pergerakan tertinggi sempat menyentuh 7.120,19 dan terendah di 7.087,21.

Aktivitas perdagangan di awal sesi tercatat dengan volume 753,7 juta saham, nilai transaksi sekitar Rp387,6 miliar, serta frekuensi perdagangan mencapai 62,23 ribu kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12.598 triliun.

Dari sisi pergerakan saham, pasar didominasi oleh saham yang melemah. Sebanyak 296 saham turun, 175 saham naik, dan 487 saham stagnan.

Secara sektoral, seluruh sektor saham bergerak di zona merah pada pembukaan perdagangan. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor barang baku yang turun 1,4 persen, diikuti sektor infrastruktur turun 1,2 persen dan energi yang melemah 1,08 persen. 

Sementara itu, sektor lain yang juga terkoreksi antara lain teknologi melemah 0,8 persen, barang konsumen primer  melemah 0,79 persen, barang konsumen non-primer tertekan 0,81 persen, perindustrian tertekan 0,61 persen, transportasi tertekan 0,58 persen, keuangan melemah 0,35 persen, kesehatan melemah 0,19 persen, dan properti melemah 0,09 persen.

 

Pada jajaran saham penguat (top gainers), saham VICO milik Victoria Investama melonjak 27,74 persen ke harga 175 per saham. Disusul ROCK yang naik 23,01 persen ke 2.780, FITT menguat 16,22 persen ke 430, PSDN naik 15,83 persen ke 161, serta SKBM yang meningkat 13,33 persen ke 850.

Di sisi lain, saham yang mengalami penurunan terdalam (top losers) dipimpin oleh XPSG yang turun 14,81 persen ke 299, diikuti XDIF yang melemah 14,75 persen ke 370, NZIA turun 14,73 persen ke 191, ALKA turun 14,68 persen ke 930, serta XPLQ yang terkoreksi 14,41 persen ke 505.

Topik Menarik