4 Fakta Prabowo Soroti Anak dan Cucu BUMN, Kaget Ada yang Punya 200 Usaha
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti kinerja anak dan cucu usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN), terutama terkait jumlah entitas dan dugaan kejanggalan dalam audit perusahaan.
Sorotan ini disampaikan saat Prabowo menghadiri HUT ke-1 Danantara Indonesia di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Berikut rangkuman Okezone mengenai sorotan Prabowo terhadap anak dan cucu usaha BUMN, Minggu (15/3/2026):
1. Audit Keuangan Anak dan Cucu Usaha BUMN
Prabowo mengaku heran dengan adanya aturan yang tidak mengizinkan audit terhadap anak usaha BUMN. Menurutnya, aturan tersebut terasa janggal, terutama karena perusahaan induk BUMN sendiri wajib diaudit oleh negara.
"Dan aneh lagi, ada peraturan-peraturan yang lebih aneh lagi. Kalau BUMN boleh diaudit oleh negara, katanya cucu perusahaan tidak boleh diaudit. Peraturan dari mana ini?" kata Prabowo.
2. Ada Celah Penyimpangan
Buana Artha (STAR) Ganti Nama Jadi Calculus Global Ventures, Bayu Priantoro Ditunjuk Jadi Dirut
Ia menilai aturan seperti itu berpotensi membuka celah penyimpangan, terlebih saat ini satu BUMN dapat memiliki ratusan anak usaha.
3. Kinerja Danantara di Mata Prabowo
Prabowo mengaku bersyukur Indonesia kini memiliki Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang bertugas mengelola BUMN dan perusahaan milik negara dengan standar terbaik dunia. Lembaga ini disebut dapat disetarakan dengan sovereign wealth fund (SWF) yang dimiliki berbagai negara.
Menurutnya, Return on Assets (RoA) lembaga tersebut bahkan mengalami peningkatan signifikan sejak berdiri setahun terakhir.
"Jadi, saudara-saudara, premis kita ternyata benar: konsolidasi, satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia, return on asset saya terima (naik) di atas 300 persen," jelas Prabowo.
Meski demikian, ia menilai RoA Danantara yang saat ini berada di angka sekitar 5 persen masih jauh dari target ideal. Prabowo menyebut perusahaan yang baik umumnya memiliki RoA minimal 10 persen, bahkan bisa mencapai 12 hingga 15 persen.
"Kalau yang bagus 12 persen, yang hebat 15 persen. Kita harus memiliki target yang bagus, yaitu 10 persen. Tapi kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai," tandas Prabowo.
4. Kaget Pertamina Punya 200 Anak dan Cucu Usaha
Prabowo mengaku terkejut mengetahui bahwa Pertamina memiliki sekitar 200 anak dan cucu perusahaan.
"Negara, dalam keadaan baru awal-awal merdeka, mendirikan perusahaan negara Pertamina. Ternyata iktikad baik pendiri-pendiri bangsa itu akhirnya melahirkan anak perusahaan, cucu perusahaan, dan cicit perusahaan," tutur dia.
"Saya kaget, Pertamina punya 200 anak dan cucu perusahaan," imbuh Prabowo.










