Pemudik Mulai Ramai di Pelabuhan Merak
CILEGON - Satu pekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1477 Hijriah/2026, sejumlah pemudik mulai berdatangan ke Pelabuhan Merak untuk menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera pada Sabtu (14/3/2026).
Pantauan Okezone, sejumlah pemudik mulai berdatangan sekitar pukul 20.30 WIB. Hal itu terlihat dari kendaraan roda empat, baik pribadi maupun kendaraan umum, yang mulai memadati beberapa dermaga di Pelabuhan Merak dengan tipe penyeberangan reguler.
Meski para pemudik sudah mulai berdatangan, situasi arus mudik di Pelabuhan Merak secara umum terpantau cenderung lengang. Antrean kendaraan hanya terlihat di beberapa dermaga saja, tempat para pemudik menunggu untuk masuk ke dalam kapal.
Situasi lengang tersebut menjadi salah satu alasan pemudik memilih melakukan perjalanan pada malam hari untuk menyeberang di Pelabuhan Merak. Seperti yang dilakukan oleh Bella, seorang pemudik asal Tangerang yang melakukan perjalanan mudik menuju Lampung.
Ia mengatakan arus lalu lintas dari titik keberangkatannya di Tangerang menuju Pelabuhan Merak masih lancar dan tidak terjadi kemacetan. Selain itu, saat memasuki area pelabuhan, ia juga tidak mengalami kendala seperti kepadatan atau antrean kendaraan.
“Lancar alhamdulillah enggak ada macet. Alhamdulillah enggak ada sih (kepadatan atau antrean kendaraan di pelabuhan),” kata Bella di Pelabuhan Merak, Sabtu.
Bella mengaku memilih mudik lebih awal bersama keluarga untuk menghindari potensi kemacetan arus lalu lintas maupun antrean kendaraan di pelabuhan. Terlebih, ia sebagai pelajar telah mendapatkan libur lebaran dari sekolahnya.
“Karena kalau misalnya nanti puncaknya lebih ramai, jadi milih sekarang saja hari tanggal 14. Udah libur sekolah. Ya benar (menghindari macet),” ungkap dia.
Menurutnya, melakukan perjalanan mudik saat arus lalu lintas macet dapat membuat tubuh cepat lelah dan kondisi kesehatan menurun. “Capek pasti capek, pusing, ramai gitu. Macet juga kan pasti jalannya ramai,” pungkas Bella.
Hingga saat ini, kendaraan roda empat masih terus berdatangan melalui pintu masuk Pelabuhan Merak. Namun, intensitas kendaraan yang masuk tidak terlihat begitu ramai dan masih cenderung lengang.
Berdasarkan data terakhir dari pihak PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Pelabuhan Merak, per 13 Maret 2026, total penumpang yang menyeberang dari tiga pelabuhan utama, yaitu Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan BBJ Bojonegara, mengalami penurunan sebesar 19,4 persen dengan total penumpang berjumlah 41.171 orang. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 51.073 orang.
Sementara itu, jumlah kendaraan roda empat tercatat sebanyak 4.364 unit atau turun 27,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu yang mencapai 6.051 unit.










