PJT II Optimalisasi Operasi Pengelolaan Air Jelang Libur Lebaran 2026
JAKARTA - Perum Jasa Tirta II (PJT II) memastikan operasi dan pemeliharaan sumber daya air (SDA) tetap berjalan optimal selama periode cuti bersama dan libur Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Hal ini seiring juga diberlakukannya aturan work from anywhere (WFA) Lebaran 2026 untuk ASN, BUMN, dan Swasta yang akan berlangsung pada 16-17 Maret 2026 dan 25-28 Maret 2026.
Pengelolaan Sumber Daya Air
Direktur Utama Perum Jasa Tirta II Imam Santoso menyampaikan bahwa komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan layanan sumber daya air tetap menjadi prioritas utama, termasuk pada periode hari besar keagamaan dan libur nasional.
“Selama periode libur Idulfitri, PJT II tetap menyiagakan tim operasional di lapangan untuk memastikan seluruh infrastruktur sumber daya air beroperasi dengan baik. Pemantauan terhadap bendungan, saluran, serta fasilitas pembangkit listrik tenaga air terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Imam di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Dia menambahkan bahwa pengelolaan sumber daya air merupakan layanan publik yang harus berjalan tanpa henti, sehingga kesiapan operasional menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan sistem tetap andal.
"Koordinasi internal antar divisi dan unit kerja terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat," ujarnya.
Strategi Pengelolaan SDA, dari Bendungan hingga PLTA
Dalam periode tersebut, perusahaan memastikan pengelolaan SDA tetap dilaksanakan secara maksimal melalui penguatan sistem pemantauan, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta pengaturan operasional di lapangan agar seluruh fungsi layanan sumber daya air tetap berjalan optimal.
Kesiapsiagaan ini dilakukan melalui pengaturan jadwal operasional serta penugasan personel di berbagai infrastruktur strategis, termasuk bendungan, saluran air, dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang dikelola perusahaan.
Pemantauan intensif terus dilakukan guna memastikan seluruh sistem pengelolaan air dapat berfungsi dengan baik serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama periode tersebut.
Selain itu, PJT II juga memastikan stabilitas suplai air baku tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengaturan operasi air dilakukan secara terencana agar pasokan air baku bagi masyarakat dan kebutuhan strategis lainnya, tetap tersedia secara aman dan berkelanjutan selama masa libur Lebaran.
Selain pengawasan terhadap infrastruktur utama, PJT II juga melakukan pemantauan kondisi hidrologi secara berkala dengan memanfaatkan keandalan infrastruktur digital untuk memastikan pengaturan operasi air dapat dilakukan secara optimal sesuai kebutuhan.
Menjaga Pasokan Air
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan air, kebutuhan layanan, serta keberlanjutan pengelolaan sumber daya air.
Dengan kolaborasi yang kuat antar tim yang bertugas, baik yang berada di lapangan maupun yang menjalankan fungsi pendukung, serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, perusahaan terus berupaya menjaga keandalan layanan pengelolaan sumber daya air selama periode libur.
Melalui kesiapsiagaan ini, Imam berharap masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri serta berkumpul bersama keluarga dengan nyaman, sementara sistem pengelolaan air tetap beroperasi secara optimal.








