Apa Saja Dampak Makan Telur Setiap Hari Saat Sahur dan Buka Puasa?

Apa Saja Dampak Makan Telur Setiap Hari Saat Sahur dan Buka Puasa?

Gaya Hidup | okezone | Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:18
share

JAKARTATelur dikenal sebagai salah satu makanan yang kaya nutrisi dan menjadi sumber protein yang baik bagi tubuh. Bahan makanan ini juga mudah diolah menjadi berbagai hidangan, seperti telur dadar, semur telur, hingga gulai telur.

Karena praktis dan bergizi, telur sering menjadi menu pilihan saat sahur maupun berbuka puasa di bulan Ramadhan. Namun, konsumsi telur dalam jumlah berlebihan setiap hari juga perlu diperhatikan karena berpotensi menimbulkan beberapa dampak bagi kesehatan.

Telur mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, kolin, vitamin A, vitamin B, vitamin C, lemak, fosfor, karbohidrat, zat besi, hingga kalsium. Meski demikian, jika dikonsumsi terlalu banyak, terutama lebih dari beberapa butir setiap hari, ada sejumlah risiko yang perlu diwaspadai.

Berikut beberapa dampak yang dapat terjadi jika terlalu sering mengonsumsi telur setiap hari:

1. Meningkatkan Kolesterol

Kuning telur mengandung kolesterol cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, hal ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, terutama bagi orang yang memang memiliki riwayat kolesterol tinggi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan pembuluh darah dan penyakit jantung.

2. Memicu Masalah Kulit

Konsumsi telur dalam jumlah berlebihan juga disebut dapat memengaruhi keseimbangan minyak pada kulit. Pada beberapa orang, kondisi ini dapat memicu munculnya masalah kulit seperti bisul atau jerawat.

3. Berpotensi Memperburuk Hipertensi

Bagi penderita Hipertensi atau tekanan darah tinggi, konsumsi telur secara berlebihan sebaiknya dibatasi. Kandungan lemak di dalamnya dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah yang berhubungan dengan tekanan darah.

4. Mengganggu Kondisi Asam Urat

Penderita Asam urat juga disarankan untuk tidak mengonsumsi telur secara berlebihan. Kandungan tertentu dalam telur, seperti lemak dan fosfor, disebut dapat memengaruhi kestabilan kadar asam urat pada sebagian orang.

5. Berat Badan Mudah Bertambah

Telur memang bergizi, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak setiap hari, asupan lemak dan kalori dapat meningkat. Hal ini berpotensi menyebabkan penambahan berat badan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.

6. Memengaruhi Kadar Gula Darah

Konsumsi telur dalam jumlah berlebihan juga disebut dapat memengaruhi kadar gula darah pada sebagian orang. Oleh karena itu, penderita Diabetes dianjurkan untuk mengatur pola makan secara seimbang.

Pada dasarnya, telur tetap merupakan makanan sehat jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Mengonsumsi satu hingga dua butir telur per hari umumnya masih dianggap aman bagi kebanyakan orang, selama diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat.

Topik Menarik