Polda Metro Jaya Kerahkan 6.802 Personel untuk Pengamanan Mudik Lebaran
JAKARTA – Polda Metro Jaya mengerahkan 6.802 personel dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026, melalui Operasi Ketupat Jaya 2026. Ribuan personel tersebut disiagakan di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan, pihaknya juga mendirikan 68 pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan (Pos Yan). Personel yang dikerahkan berasal dari jajaran Polres hingga Polsek di bawah Polda Metro Jaya.
“Pengamanan arus mudik Lebaran dalam Operasi Ketupat Jaya 2026, Polda Metro Jaya menurunkan 6.802 personel untuk pengamanan arus mudik dan arus balik,” ujar Budi, Jumat (13/3/2026).
“Bukan hanya memberikan informasi terkait arus lalu lintas, kepadatan, dan jalur alternatif, tetapi juga menyiapkan pos bagi pengemudi yang kelelahan, mengantuk, atau mengalami kendala seperti ban bocor agar bisa beristirahat,” jelasnya.
Di sisi lain, polisi juga akan mengaktifkan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) Terpadu. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga saat mudik.
Menurut Budi, patroli akan dilakukan dalam berbagai skala, mulai dari kecil hingga besar, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Termasuk rumah-rumah yang ditinggalkan pemudik, Polda Metro Jaya bersama Tentara Nasional Indonesia, Kodam Jaya, dan pemerintah daerah akan mengaktifkan Satkamling terpadu serta melakukan patroli skala kecil, sedang, hingga besar untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tandasnya.










