Luhut Tegaskan Cadangan BBM Indonesia Aman, Tak Ada Krisis!

Luhut Tegaskan Cadangan BBM Indonesia Aman, Tak Ada Krisis!

Ekonomi | okezone | Rabu, 11 Maret 2026 - 13:43
share

JAKARTA - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan tidak ada krisis. Diketahui, cadangan BBM nasional masih cukup 20 hari ke depan. Penegasan ini disampaikan Luhut di tengah memanasnya perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran. 

“Secara umum kondisi pasokan BBM nasional masih mencukupi dan tidak ada isu krisis bahan bakar kendaraan. Cadangan kita berada pada level yang cukup untuk menjaga stabilitas pasokan,” ujar Luhut usai menerima penjelasan langsung dari Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis PT Pertamina Patra Niaga dan Direktur Operasi Kilang PT Pertamina Patra Niaga di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Tak Hanya BBM, Cadangan LPG Aman

Berdasarkan paparan PT Pertamina Patra Niaga, cadangan BBM nasional saat ini berada pada level yang mencukupi, sehingga dapat dipastikan pasokan bahan bakar kendaraan masih dalam kondisi stabil.

Sementara itu, cadangan LPG nasional saat ini juga tergolong mencukupi. Meski menghadapi tekanan dari dinamika geopolitik global yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok energi, Pertamina sudah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Langkah-langkah tersebut antara lain optimalisasi produksi kilang, termasuk pengalihan sebagian produksi dari propylene menjadi LPG, peningkatan produksi Pertalite dari kilang domestik, serta renegosiasi dan penguatan koordinasi dengan pemasok internasional.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan antara PGN dan Pertamina Patra Niaga untuk memaksimalkan penggunaan CNG bagi sektor industri yang memungkinkan beralih dari LPG, sehingga distribusi LPG dapat lebih difokuskan untuk kebutuhan rumah tangga.

“Pemerintah melalui Pertamina sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang konkret. Mulai dari optimalisasi produksi kilang, penyesuaian produksi energi, hingga koordinasi dengan pemasok global," jelas Luhut.

"Ini menunjukkan bahwa sistem energi kita cukup tangguh dalam menghadapi dinamika global,” tambahnya.

 

2 Kapal Tanker Milik Pertamina

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan perkembangan mengenai dua kapal tanker milik Pertamina yang saat ini berada di wilayah yang terdampak dinamika geopolitik global.

Pertamina memastikan bahwa kapal MT Pertamina Pride dan MT Gamsunoro saat ini berada dalam kondisi aman dan berstatus standby atau hold position, bukan dalam kondisi darurat.

Komunikasi dengan kedua kapal tersebut terus dilakukan secara berkala setiap empat jam untuk memastikan keselamatan kru serta memantau perkembangan situasi di lapangan.

Ketua DEN juga menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk memastikan keamanan pasokan energi menjelang periode mudik Lebaran, termasuk melalui penguatan koordinasi dengan BUMN energi dan pemantauan distribusi secara lebih intensif di berbagai wilayah.

“Pemerintah juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan pasokan BBM dan LPG tetap aman menjelang mudik dan Hari Raya Idul Fitri,” kata dia.

Luhut Pantau Situasi Global

Adapun perkembangan global juga menunjukkan adanya sejumlah faktor yang berpotensi meredakan tekanan terhadap pasar energi, termasuk kemungkinan pelepasan cadangan minyak oleh negara-negara G7 serta proyeksi meredanya dinamika geopolitik dalam beberapa minggu ke depan.

Luhut menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi secara intensif untuk memastikan stabilitas pasokan energi nasional tetap terjaga.

“Yang paling penting bagi masyarakat adalah memastikan pasokan energi tetap tersedia dan stabil. Dari penjelasan yang kami terima hari ini, kami optimistis kondisi cadangan energi nasional tetap mencukupi dan dapat dijaga dengan baik,” katanya.

Topik Menarik