Ini Penyebab Teja Paku Alam Tak Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?

Ini Penyebab Teja Paku Alam Tak Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?

Berita Utama | okezone | Rabu, 11 Maret 2026 - 08:32
share

KIPER Persib Bandung, Teja Paku Alam, tidak dipanggil John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Dari lima penjaga gawang yang dipanggil John Herdman, tidak ada nama Teja Paku Alam. Padahal, Teja Paku Alam mencatatkan clean sheet terbanyak di Super League 2025-2026.

Dari 22 laga bersama Persib Bandung di Super League 2025-2026, Teja Paku Alam mencatatkan 15 clean sheet. Total dari 22 laga itu, gawang Persib Bandung kawalan Teja Paku Alam hanya kemasukan 10 kali.

Teja Paku Alam jauh mengungguli kiper-kiper Super League yang dipanggil ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Nadeo Argawinata (Borneo FC) hanya mencatatkan delapan clean sheet, Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta, 8 clean sheet) dan Ernando Ari (Persebaya Surabaya, 7 clean sheet).

1. Teja Paku Alam Kalah Jumlah Penyelamatan

Teja Paku Alam kalah jumlah penyelamatan dari Ernando Ari, Cahya Supriadi dan Nadeo Argawinata

Teja Paku Alam memang mencatatkan clean sheet terbanyak. Namun, jika bicara jumlah penyelamatan, Teja Paku Alam bukanlah yang terbanyak di Super League 2025-2026.

Di posisi tiga besar penjaga gawang lokal yang eksis di Super League 2025-2026, Nadeo Argawinata tercatat sebagai kiper dengan saves terbanyak, yakni 92 kali. Disusul Ernando Ari yang membuat 82 penyelamatan dan Cahya Supriadi (74).

Bagaimana dengan Teja Paku Alam? Kiper 31 tahun ini hanya menduduki posisi enam dengan 47 kali. Ia bahkan kalah dari Miswar Saputra (Madura United, 64 penyelamatan) dan Aqil Savik (Bhayangkara, 61 penyelamatan).

 

2. Regenerasi dan Gaya Permainan

Selain tidak mencatatkan penyelamatan yang terbanyak, setidaknya ada dua alasan lain kenapa Teja Paku Alam tidak dipanggil ke Timnas Indonesia. Pelatih Timnas Indonesia John Herdman disinyalir ingin melakukan regenerasi dengan lebih memilih Cahya Supriadi yang baru berusia 23 tahun.

Emil Audero, calon kiper Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (Foto: X/@USCremonese)

Seluruh penjaga gawang yang dipanggil John Herdman, berusia di bawah 30 tahun. Nadeo Argawinata dan Emil Audero baru berusia 29 tahun, Maarten Paes (27), Ernando Ari (24) dan Cahya Supriadi (23). Di sisi lain, usia Teja Paku Alam adalah 31 tahun.

Satu lagi, Teja Paku Alam juga dinilai tidak terlalu andal melakukan build up serangan, tidak seperti Emil Audero dan lain-lain. Melihat faktor di atas, tak heran Teja Paku Alam tak masuk skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.

Topik Menarik