Jay Idzes Akui Sassuolo Alami Musim Penuh Pasang Surut, Targetkan Bangkit di 10 Laga Sisa
ROMA – Jay Idzes mengakui Sassuolo mengalami musim yang penuh pasang surut di Liga Italia 2025-2026. Ia berjanji untuk membawa timnya bangkit pada 10 laga tersisa di Serie A.
Sassuolo kalah tipis 1-2 saat bertandang ke markas Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Selasa 10 Maret 2026 dini hari WIB. Kekalahan itu terasa menyakitkan karena Neroverdi kecolongan di menit-menit akhir lewat gol Adam Marusic (90+2’).
1. Pasang Surut
Satu poin yang sudah ada di depan mata pun harus sirna begitu saja. Kekalahan tersebut juga memutus tren positif Sassuolo yang sebelumnya meraih tiga kemenangan beruntun.
"Musim kami penuh dengan pasang surut,” ujar Idzes, dilansir dari laman resmi Sassuolo, Rabu (11/3/2026).
Kapten Timnas Indonesiaitu menyadari Sassuolo belum tampil konsisten di musim ini. Namun begitu, ia menegaskan tim harus bisa keluar dari masa-masa sulit seperti ini.
“Kami perlu mengatasi masa-masa sulit dan terus berkembang; ini harus menjadi ambisi kami,” tegas Idzes.
2. Miliki 10 Pertandingan
Saat ini, Sassuolo memiliki 10 pertandingan sisa di Liga Italia 2025-2026. Menurut Idzes, rekan-rekan setimnya wajib memaksimalkan sisa pertandingan tersebut agar finis posisi terbaik di akhir musim.
“Kami memiliki 10 pertandingan di depan kami. Kami tidak tahu di mana kami akan finis, tetapi kami ingin memberikan yang terbaik,” ujar bek berusia 25 tahun tersebut.
Sassuolo saat ini menempati posisi kesembilan klasemen sementara Liga Italia 2025-2026 dengan 38 poin dari 28 pertandingan yang telah dimainkan. Sejauh ini, armada Fabio Grosso mencatatkan 11 kemenangan, lima hasil imbang, dan 12 kekalahan.
Terdekat, Sassuolo dijadwalkan menghadapi Bologna. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Mapei, Reggio Emilia, pada Minggu 15 Maret 2026 malam WIB.










