Pelatih Borussia Monchengladbach Beberkan Penyebab Kevin Diks Cs Tumbang 1-4 dari Bayern Munich
MUNICH – Ambisi Borussia Monchengladbach untuk mencuri poin di markas Bayern Munich berakhir tragis setelah Kevin Diks dan kolega dipaksa menyerah dengan skor telak 1-4. Pelatih Die Fohlen, Eugen Polanski, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya dan menyebut anak asuhnya tampil kurang berani untuk mengeksploitasi celah di lini pertahanan tuan rumah.
Borussia Monchengladbach dikalahkan Bayern Munich 1-4 di pekan ke-25 Liga Jerman 2025-2026. Pertandingan itu berlangsung di Allianz Arena, Munich, Jerman pada Sabtu (7/3/2026) dini hari WIB.
Meski tampil tanpa bintang seperti Michael Olise dan Serge Gnabry, Die Roten—julukan Bayern Munich—tetap mengerikan. Empat gol dicatatkan masing-masing oleh Luis Diaz (33'), Konrad Laimer (45+1'), Jamal Musiala (57' (P)), dan Nicolas Jackson (79').
Sementara, Borussia Monchengladbach yang bertindak sebagai tim tamu hanya bisa membalas satu gol lewat Wael Mohya (89'). Ini menjadi kekalahan keenam secara beruntun Die Fohlen—julukan Borussia Monchengladbach—dari Bayern Munich.
1. Masalah Mentalitas
Polanski menyesali Kevin Diks dan kolega bermain kurang berani dalam laga tersebut. Menurutnya, rencana permainan sudah matang, tetapi mentalitas masih kurang.
"Sebelum pertandingan, kami mengatakan bahwa semuanya harus berjalan dengan benar agar kami bisa mendapatkan hasil melawan Bayern," ujar Polanski dilansir dari laman resmi Borussia Monchengladbach, Sabtu (7/3/2026).
"Sayangnya, itu tidak terjadi. Kami menampilkan performa yang cukup baik di babak pertama, tetapi kami kurang berani menyerang ruang di belakang pertahanan lawan, yang merupakan sesuatu yang telah kami rencanakan," sambungnya.
2. Kartu Merah dan Perjuangan yang Sia-sia
Situasi itu juga terjadi pada babak kedua. Terlebih, Die Fohlen harus kehilangan Rocco Reitz yang terkena kartu merah langsung. Walau demikian, Polanski tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.
"Di babak kedua, keadaan menjadi sangat sulit bagi kami setelah kartu merah datang, tetapi saya benar-benar melihat tim yang berjuang sekuat tenaga," tutup pelatih asal Polandia itu.










