MNC Sekuritas Gelar Investor Gathering & Corporate Forum 2026, Ajak Investor Tangkap Peluang di Tengah Pergeseran Pasar Global
JAKARTA - MNC Sekuritas, perusahaan efek di bawah naungan MNC Group, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT MNC Kapital Indonesia Tbk kembali menggelar acara tahunan Investor Gathering dan Corporate Forum 2026 dengan mengusung tema "Capturing Early Opportunities in the Global Market Shift" pada Kamis (5/3/2026).
Acara yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dihadiri lebih dari 350 investor ini menjadi momentum yang tepat bagi para investor untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring, serta meningkatkan pemahaman terhadap dinamika pasar modal di tengah perkembangan dan tantangan ekonomi yang terus bergerak dinamis.
Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina mengatakan, pasar modal memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam perkembangan perusahaan-perusahaan Indonesia.
"Pasar modal bukan sekadar angka yang naik turun. Bukan sekadar IHSG, indeks, atau laporan keuangan. Pasar modal merupakan tempat mimpi perusahaan Indonesia bertumbuh, tempat masyarakat menjadi bagian dari pertumbuhan bangsa, tempat kita tidak hanya menjadi penonton ekonomi, tetapi menjadi pemiliknya," katanya.
Dia menambahkan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada ekspansi jaringan, tetapi juga pada peningkatan literasi dan akses investasi bagi masyarakat.
"MNC Sekuritas tidak hanya membuka cabang hanya untuk sekadar memperluas jaringan atau mengejar angka pertumbuhan. Kami membuka akses, edukasi, dan peluang,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy menyampaikan bahwa BEI bersama OJK dan SRO lainnya terus memperkuat reformasi integritas pasar modal. Perluasan transparansi kepemilikan saham, peningkatan kualitas perusahaan tercatat, pendalaman pasar, dan sinergi antar regulator merupakan langkah konkret yang BEI lakukan untuk menjaga kredibilitas, kepercayaan, dan stabilitas pasar.
“Dari sisi Bursa Efek Indonesia, tantangan utama saat ini adalah menjaga dan mempertahankan kepercayaan investor di segala kondisi yang terjadi karena kepercayaan adalah fondasi utama pasar modal. Tanpa kepercayaan, likuiditas akan menurun; tanpa likuiditas, efisiensi pasar akan terganggu. Tanpa transparansi dan integritas, pertumbuhan tidak mungkin akan berkelanjutan,” ujarnya.
Rangkaian acara diawali dengan sesi Corporate Forum yang menghadirkan tiga Manajer Investasi untuk memaparkan update market dan 3 emiten untuk memaparkan prospek bisnisnya, antara lain: PT Ciptadana Asset Management & PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Panin Asset Management & PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), serta PT Korea Investment Management Indonesia & PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Di hari yang sama, puncak acara Investor Gathering menghadirkan sharing session bersama Financial Educator sekaligus Founder Gatherich Ken Handersen. Acara ini juga turut dihadiri oleh Kepala Direktorat Pengawasan Perusahaan Efek 2 dan Layanan Urun Dana Otoritas Jasa Keuangan Muhamad Adi Wijoyo, Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia Iding Pardi, Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia Samsul Hidayat, dan Direktur Utama PT MNC Kapital Indonesia Tbk Yudi Hamka.
Sebagai informasi tambahan, MNC Sekuritas memiliki 166 point of sales, yang terdiri dari 32 kantor cabang, 9 Kantor Perwakilan BEI, dan 137 Galeri Investasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. MNC Sekuritas juga telah bekerja sama dengan hampir 40 Manajer Investasi dan memiliki lebih dari 170 produk reksa dana di aplikasi online trading MotionTrade.










