Umi Pipik Tunda Keberangkatan Jemaah Umrah Imbas Konflik Timur Tengah

Umi Pipik Tunda Keberangkatan Jemaah Umrah Imbas Konflik Timur Tengah

Seleb | okezone | Rabu, 4 Maret 2026 - 13:30
share

JAKARTA - Konflik Amerika Serikat dan Israel vs Iran berdampak signifikan pada sektor penerbangan. Beberapa bandara besar yang menjadi pusat transit memutuskan membatalkan penerbangan dari dan ke kawasan Timur Tengah. 

Kondisi itu, diakui Pipik Dian Irawati alias Umi Pipik memengaruhi bisnis travel miliknya. Akibat penutupan rute penerbangan, sejumlah jemaah umrah terpaksa menunda keberangkatan mereka ke Tanah Suci. 

Umi Pipik mengungkapkan, perusahaan travel miliknya memutuskan untuk membatalkan keberangkatan sesuai arahan pihak maskapai. “Kemarin seharusnya ada yang berangkat. Karena dapat arahan begitu, jadi kami cancel dulu,” tuturnya di Depok, Jawa Barat.

Umi Pipik Tunda Keberangkatan Jemaah Umrah Imbas Konflik Timur Tengah. (Foto: Istimewa)

Istri almarhum Ustadz Jefri Al Buchori itu memaklumi keputusan pihak maskapai demi keselamatan para penumpang. “Kami tidak bisa menyalahkan pihak maskapai karena kondisinya kan memang sedang genting,” tuturnya. 

Umi Pipik menyebut, keselamatan para jemaah umrah tetap menjadi prioritas baginya. Dia tak ingin mengambil risiko dengan memaksakan keberangkatan di tengah konflik panas yang penuh dengan ketidakpastian. 

“Iya dong, karena sebagai travel agent kami harus memastikan keselamatan para jemaah. Ini menyangkut nyawa banyak orang,” ungkap ibu empat anak tersebut menambahkan. 

 

Saat ini, menurut Umi Pipik, maskapai masih menerapkan pembatasan terbang ke wilayah Timur Tengah. Imbasnya, banyak jemaah Indonesia yang masih tertahan di Arab Saudi dan belum bisa kembali ke Tanah Air.

Umi Pipik Tunda Keberangkatan Jemaah Umrah Imbas Konflik Timur Tengah. (Foto: Istimewa)

Namun dia mendapat kabar bahwa operasional penerbangan ke dan dari Timur Tengah kemungkinan akan mulai dibuka dalam waktu dekat. “Insya Allah, 5 atau 6 Maret 2026 akan dibuka lagi keberangkatan ke Arab Saudi. Kalau saat ini, memang belum boleh berangkat.”*

Topik Menarik