Timur Tengah Memanas, Hamish Daud Tetap Berangkat Umrah
JAKARTA - Hamish Daud tetap berangkat umrah meski situasi Timur Tengah tengah memanas. Hal itu diungkapkan sang aktot saat press screening film terbarunya, Senin Harga Naik di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, pada 3 Maret 2026.
Hamish mengaku, tak ada persiapan khusus jelang keberangkatannya ke Tanah Suci, pada hari ini (4/3/2026). Dia juga tak terlalu khawatir, karena selalu berkoordinasi dan memantau situasi terkini di Arab Saudi.
“Saya sudah ngomong sama muthawif di sana. Dia bilang, kondisi di sana aman-aman saja. Sejauh ini, juga kan belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi. Jadi, saya berpikiran sepertinya aman untuk umrah,” tuturnya.
Hamish Daud mengungkapkan, keberangkatannya ke Tanah Suci untuk menenangkan pikiran. Di sana, dia akan menghabiskan waktu kurang lebih seminggu untuk fokus beribadah.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak telah mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan umrah sampai kondisi Timur Tengah benar-benar kondusif. Imbauan itu dilakukan pemerintah demi memastikan keamanan jemaah Indonesia.
“Kami ingin mengimbau seluruh jamaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan sampai kondusivitas benar-benar hadir di Timur Tengah,” ujar Dahnil dalam keterangannya di akun Instagram Kemenhaj, pada 1 Maret 2026.
Situasi di Timur Tengah memanas imbas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut menewaskan 747 warga Iran termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Tak tinggal diam, Iran juga menyerang pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah, termasuk Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi. Aksi tersebut membuat negara tersebut memberi peringatan keras untuk Iran.
Arab Saudi menyatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk mempertahankan keamanan, wilayah, dan penduduk mereka.*






