Konflik Iran-AS Memanas, F1 GP Bahrain hingga Arab Saudi Terancam Batal?
KETEGANGAN geopolitik yang meningkat di Timur Tengah menyusul aksi saling serang antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel mulai berdampak serius pada dunia balap internasional. Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, akhirnya angkat bicara mengenai nasib sejumlah agenda balap bergengsi, termasuk Formula One (F1), yang terancam terganggu oleh instabilitas kawasan tersebut.
Saksikan F1 2026 langsung secara streaming di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini.
1. Keselamatan Kru dan Logistik Jadi Fokus Utama
Dalam pernyataan resminya, Ben Sulayem menegaskan otoritas tertinggi balap motor dunia ini tidak akan mengambil risiko terkait nyawa personel mereka. Kondisi ruang udara yang ditutup dan penutupan bandara di beberapa titik Timur Tengah telah menciptakan kekacauan perjalanan bagi kru F1 yang menuju Australia, serta tim MotoGP yang baru saja menyelesaikan balapan di Thailand.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Futsal Indonesia Vs Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
“Keselamatan dan kesejahteraan akan menjadi panduan kami dalam mengambil keputusan saat kami mengevaluasi acara mendatang dalam agenda FIA World Endurance Championship (WEC) dan Formula 1,” ujar Ben Sulayem, dikutip dari Crash, Rabu (4/3/2026).
Ben Sulayem juga menekankan pentingnya dialog dan perlindungan warga sipil di tengah situasi yang kian tidak menentu ini.
2. Nasib Balapan di Qatar, Bahrain, dan Arab Saudi
Dampak paling nyata saat ini dirasakan oleh FIA WEC, di mana ajang Prolog dan seri pembuka musim 2026 di Qatar terpaksa menghadapi ketidakpastian besar. Saat ini, seluruh kegiatan olahraga di Qatar telah ditangguhkan menyusul adanya serangan di negara tersebut.
Sementara itu, untuk ajang Formula 1, pihak penyelenggara F1 GP Australia 2026 mengonfirmasi kargo logistik telah tiba dengan aman di Melbourne dan personel tim akan diterbangkan melalui penerbangan carter khusus. Namun, perhatian kini tertuju pada seri Bahrain dan Arab Saudi yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan April.
FIA terus menjalin komunikasi erat dengan klub anggota dan promotor lokal untuk menentukan apakah situasi cukup stabil untuk menggelar balapan tepat waktu atau diperlukan penyesuaian kalender lebih lanjut.
F1 GP Australia 2026 sendiri sesuai jadwal akan digelar di Sirkuit Melbourne, pada 6-8 Maret 2026. Seri pembuka dari musim 2026 itu pun sudah sangat dinantikan oleh para penggemar F1 dari seluruh penjuru dunia.










