5 Pebulu Tangkis Indonesia Terakhir yang Sabet Gelar Juara All England, Nomor 1 Jonatan Christie!
LIMA pebulu tangkis Indonesia terakhir yang sabet gelar juara All England menarik diulas. Salah satunya adalah Jonatan Christie.
Diketahui, ajang All England kembali bergulir pada tahun ini. Turnamen berlevel Super 1000 itu pada tahun ini akan dihelat mulai hari ini, Selasa (3/3/2026).
Para pemain terbaik Indonesia pun dipastikan ikut berlaga di ajang All England 2026 ini. Tentunya, mereka siap berjuang keras untuk bisa meraih hasil manis. Apalagi, beberapa nama memang punya pengalaman merebut gelar.
Kini, Okezone akan mengulas deretan pebulu tangkis Indonesia terakhir yang sabet gelar juara All England. Siapa saja mereka?
Berikut 5 Pebulu Tangkis Indonesia Terakhir yang Sabet Gelar Juara All England:
1. Jonatan Christie
Salah satu pebulu tangkis Indonesia terakhir yang sabet gelar juara All England adalah Jonatan Christie. Dia sukses rebut gelar juara pada 2024 usai menang perang saudara melawan Anthony Sinisuka Ginting di final dengan skor 21-15 dan 21-14.
Kesuksesan Jonatan membuatnya lepas puasa gelar tunggal putra di All England. Terakhir kali ada tunggal putra Indonesia yang juara di ajang tersebut terjadi pada 1994 lewat aksi Hariyanto Arbi.
2. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Kemudian, ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Ganda putra Indonesia ini bahkan bisa 2 tahun beruntun rebut gelar juara.
Kiprah manis Fajar/Rian pertama kali terukir pada 2023. Lalu, mereka pertahankan gelar pada 2024 sehingga membuat Indonesia jadi juara umum All England 2024 karena bisa rebut 2 gelar.
Tetapi, kesuksesan ini dipastikan takkan berlanjut ke tahun ini karena Fajar sudah tak berpasangan dengan Rian. Kini, dia berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri. Meski begitu, penampilan Fajar dengan Fikri tetap menarik dinantikan.
3. Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana
Di urutan ketiga, ada Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana. Ya, kembali dari sektor ganda putra, Indonesia tegaskan kekuatannya di All England.
Fikri/Bagas juara pada edisi 2022. Mereka kalahkan sang senior di final, yakni Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, untuk naik podium tertinggi. Dengan pengalaman Fikri juga yang pernah juara All England, menarik menantikan penampilannya bersama Fajar di All England tahun ini.
4. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
Kembali dari ganda putra, ada Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang juga pernah rasakan manisnya naik podium tertinggi di All England. Hasil manis itu diraih Ahsan/Hendra pada 2019.
Kala itu, Ahsan/Hendra yang berstatus unggulan keenam sukses kalahkan lawan-lawan berat, termasuk Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) di final. Mereka menang dengan skor 11-21, 21-14, dan 21-12. Tetapi, Ahsan/Hendra kini sudah pensiun sehingga tak bisa lagi melihat mereka berjuang di All England tahun ini.
5. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo
Terakhir, ada ganda putra legendaris Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Pasangan berjuluk The Minions ini sukses besar kala masih aktif bermain. Banyak gelar bergengsi yang berhasil mereka raih.
Salah satunya diukir di All England. Bahkan, Marcus/Kevin juara 2 musim beruntun, yakni pada 2017 dan 2018. Namun sama seperti Ahsan/Hendra, Marcus/Kevin kini sudah sama-sama pensiun.










