Ali Khamenei Tewas, IRGC Bersumpah Balas Dendam
JAKARTA - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bakal membalas dendam atas kematian pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. IRCG menyatakan tidak akan membiarkan lawan lolos.
"Tangan balas dendam bangsa Iran…tidak akan membiarkan mereka lolos,” demikian pernyataan IRGC, dilaporkan kantor berita Fars, Minggu (1/3/2026).
IRGC akan berdiri “tegas dalam menghadapi konspirasi domestik dan asing,” kata pernyataan itu.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyampaikan duka cita mendalam atas kematian Ali Khamenei.
“Kita telah kehilangan seorang pemimpin besar dan kita berduka atas kepergiannya,” menurut pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Fars.
“Kemartiran Khamenei di tangan teroris paling kejam dan algojo kemanusiaan adalah tanda legitimasi pemimpin besar ini dan penerimaan atas pengabdiannya yang tulus,” katanya.
Sementara itu, melansir Al Jazeera, putra Shah Iran yang digulingkan, Raza Pahlavi, mengucapkan terima kasih kepada Trump atas operasi militer yang diluncurkan terhadap Iran. “Saat pembebasan mereka sudah dekat,” katanya.
“Rakyat Iran yang berani telah membayar harga yang mahal untuk kebebasan,” ucapnya.
Pahlavi, yang berupaya memimpin Iran, mengatakan bahwa ia telah menjabarkan rencananya “untuk transisi yang tertib dan transparan menuju Iran yang demokratis”.










