Hendri Susilo Ungkap Penyebab Malut United Kalah 2-3 dari Persija Jakarta
TERNATE – Pelatih Malut United, Hendri Susilo, memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang anak asuhnya meski harus menelan pil pahit di kandang sendiri saat menjamu Persija Jakarta. Walaupun kecewa dengan hasil akhir, ia mengakui keunggulan kualitas permainan Persija yang tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang pada laga pekan ke-23 Super League 2025-2026 tersebut.
Ya, Laskar Kie Raha –julukan Malut United– dipaksa menyerah dengan skor tipis 2-3 saat menjamu Macan Kemayoran di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa 24 Februari 2026 malam WIB. Tuan rumah sempat goyah di paruh pertama setelah tertinggal dua gol melalui aksi Alaeddine Ajaraie pada menit ke-8 dan sontekan Jordi Amat di menit ke-29.
1. Efektivitas Transisi Lawan dan Respons Taktikal
Hasil Liga Italia 2025-2026: Juventus Hajar Napoli 3-0, AC Milan Gagal Menang di Markas AS Roma
Memasuki babak kedua, perubahan strategi yang diterapkan Hendri Susilo mulai membuahkan hasil hingga Malut United sukses memecah kebuntuan pada menit ke-77 melalui Ciro Alves. Namun, kegembiraan publik Ternate hanya bertahan dua menit setelah Fabio Calonego kembali memperlebar jarak bagi Persija, sebelum akhirnya David Da Silva memperkecil ketertinggalan pada menit ke-81.
Usai laga, Hendri tak segan memberikan pujian pada organisasi permainan lawan yang dianggap sangat disiplin. Terkhusus dalam sisi transisi, ia menilai skema permainan Persija Jakarta berhasil membuat barisan pertahanan Malut United cukup kerepotan sepanjang pertandingan.
“Seperti yang sudah kita lihat semuanya, memang kita juga harus adil bahwa Persija bermain cukup bagus terutama dari sisi transisinya,” kata Hendri dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip Kamis (26/2/2026).
2. Apresiasi Perjuangan
Hendri tentu kecewa dengan hasil tersebut. Namun, dia terkesima dengan daya juang yang dipertontonkan Yance Sayuri dan kawan-kawan. Mentalitas mereka terlihat dan dibuktikan lewat dua gol telat yang sempat memberikan tekanan bagi tim tamu di menit-menit krusial.
“Kami sudah berusaha melawan dan berjuang hingga akhir. Saya pikir, apa yang dilakukan para pemain sangat luar biasa sehingga bisa mencetak dua gol di babak II,” sambung Hendri.
“Pada babak kedua, ada perubahan taktikal dan saya pikir cukup berhasil. Tentu kami kecewa dengan hasil ini. Akan tetapi, seperti inilah sepak bola, kadang apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan,” imbuhnya.
Malut United kini harus segera bangkit dan mengalihkan fokus untuk laga tandang ke markas Madura United dalam lanjutan pekan ke-24 Super League 2025-2026. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan pada Selasa 3 Maret 2026 mendatang.










