Prabowo Beri Taklimat 3,5 Jam ke Pati TNI–Polri, Tekankan Persatuan dan Profesionalisme

Prabowo Beri Taklimat 3,5 Jam ke Pati TNI–Polri, Tekankan Persatuan dan Profesionalisme

Nasional | okezone | Senin, 9 Februari 2026 - 16:16
share

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat tertutup selama kurang lebih 3,5 jam, kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026).

Berdasarkan pantauan Okezone, rapat dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan para pimpinan TNI-Polri meninggalkan Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.35 WIB.

Dalam taklimat tersebut, Prabowo meminta TNI dan Polri untuk terus melakukan pembenahan internal, merapatkan barisan, serta memperkuat persatuan demi kepentingan bangsa dan negara.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, Rapim TNI-Polri merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan pada awal tahun.

"Sebagai Panglima Tertinggi TNI dan Polri, Bapak Presiden memberikan pengarahan agar TNI dan Polri menjadi institusi yang kuat, profesional, dan yang paling utama menjadi Tentara Rakyat dan Polisi yang dicintai oleh rakyat," ujar Prasetyo kepada wartawan.

 

Menurut Prasetyo, Prabowo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI dan Polri atas peran aktif mereka selama lebih dari satu tahun masa pemerintahannya.

“TNI dan Polri terus menjadi garda terdepan dalam membantu dan menyukseskan program-program pemerintah yang seluruh orientasinya untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” jelasnya.

Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas internal. Seluruh jajaran TNI dan Polri diminta terus bersatu, memperkuat profesionalisme, dan menjaga stabilitas nasional.

Terkait penghargaan, Prasetyo mengungkapkan, Prabowo secara khusus meminta pimpinan TNI dan Polri untuk tidak ragu memberikan reward kepada anggota yang menunjukkan dedikasi dan pengabdian.

“Presiden meminta pimpinan TNI dan Polri tidak segan memberikan penghargaan kepada anggota yang telah menunjukkan darma bakti, dedikasi, dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

 

Mengenai evaluasi kinerja, Prasetyo menilai arahan Presiden tersebut telah mencerminkan evaluasi menyeluruh terhadap TNI dan Polri, khususnya terkait penguatan profesionalisme, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga menyoroti peran aktif TNI dan Polri dalam berbagai tugas kemasyarakatan, mulai dari penanganan bencana hingga pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.

“Dalam penanganan bencana, TNI-Polri selalu berada di garda terdepan. Begitu juga dalam pembangunan program pemerintah, seperti jembatan di daerah terpencil, TNI dan Polri ikut bekerja keras untuk meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.

Topik Menarik