SBY Optimis Indonesia Jadi Negara Lebih Kuat di Abad 21
JAKARTA - Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat dialog dan kolaborasi nasional guna menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Demikian disampaikannya dalam forum dialog bertema “New Economy, New Road to Prosperity.” Di Museum dan Galeri SBY-ANI, Pacitan. SBY menjelaskan, dukungan ke Presiden Prabowo didasari pada keyakinan bahwa keberhasilan kepemimpinan nasional merupakan kepentingan bersama bangsa Indonesia.
“Saya memberikan dukungan penuh dan akan terus membantu dengan cara saya agar visi dan agenda pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik, karena keberhasilannya baik bagi rakyat, Indonesia, dan masa depan kita,” ujar SBY, Minggu (8/2/2026).
SBY menekankan, tantangan pembangunan ke depan tidak lah ringan, sehingga diperlukan kepemimpinan yang terbuka terhadap masukan serta kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, dukungan itu bukan hanya dalam bentuk endorsement politik, melainkan kontribusi pemikiran dan solusi terhadap berbagai isu strategis yang dapat menghambat pencapaian agenda pembangunan nasional.
SBY mengatakan, dunia akan menghadapi "new economy." Ekonomi masa depan, kata dia, harus bertumpu pada teknologi, inovasi, penguatan modal manusia, serta pengembangan kapasitas produksi jangka panjang yang berkelanjutan.
SBY juga menegaskan pentingnya konsistensi kebijakan dalam membangun Indonesia yang kuat, ekonomi yang tangguh, demokrasi yang kokoh, serta peradaban yang semakin maju.
Hal ini menekankan bahwa pembangunan nasional harus mampu menyeimbangkan kepentingan jangka pendek dan jangka panjang.
Oleh karena itu dia mengingatkan, negara tidak dapat hanya berpikir dalam siklus lima tahunan, melainkan memerlukan perencanaan strategis berjangka panjang yang berkelanjutan agar prasyarat menuju negara maju dapat terpenuhi.
“Memimpin Indonesia, memajukan Indonesia berangkat dari right thinking, deep thinking, and comprehensive thinking. And not only thinking, tapi juga memastikan bahwa kita bisa mengimplementasikan semua beautiful minds itu. Yang betul-betul semua sasaran itu bisa dicapai. Tidak at once, bisa 5 tahun, bisa 10 tahun, bisa 15 tahun. Itulah negara, continuity, consistency, predictability,” kata SBY.
SBY optimis, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara yang jauh lebih kuat pada abad ke-21. Hal itu bisa dicapai bila seluruh pemimpin dan pemangku kepentingan berpikir strategis, mendalam, komprehensif, serta memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Dia juga mengingatkan bahwa tujuan utama pembangunan ekonomi adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat.
‘’Strategi ekonomi nasional harus menempuh jalur pertumbuhan tinggi yang berkeadilan dan berkelanjutan (sustainable growth with equity), yaitu pertumbuhan yang menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan ketimpangan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,’’pungkasnya.










