Prabowo Akan Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI dan Doa untuk Bangsa di Istiqlal Besok

Prabowo Akan Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI dan Doa untuk Bangsa di Istiqlal Besok

Nasional | okezone | Jum'at, 6 Februari 2026 - 21:37
share

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri acara Pengukuhan dan Taaruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa khidmat 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026) besok.

Selain prosesi pengukuhan, acara ini akan dirangkaikan dengan doa bersama bertajuk "Munajat untuk Keselamatan Bangsa". Kegiatan ini merupakan bentuk keprihatinan MUI terhadap rentetan musibah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia baru-baru ini.

Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis pun mengonfirmasi kehadiran Prabowo, yang diharapkan menjadi simbol kebersamaan antara ulama dan umara (pemerintah) dalam mendoakan keselamatan negara.

"Iya, besok itu pengukuhan pengurus MUI di Istiqlal. Tapi acaranya berupa berdoa atau bersatu dalam munajat untuk keselamatan bangsa karena kita ikut prihatin dengan musibah yang terjadi di Indonesia, seperti di Aceh, Sumatra, dan di Sumbar itu," ujar Cholil Nafis, Jumat (6/2/2026).

Terkait kehadiran kepala negara, Cholil Nafis memperkirakan Presiden Prabowo dijadwalkan akan tiba di lokasi pada pagi hari. "Insya Allah Presiden datang, mungkin jam 09.30 atau jam 10.00 Presiden hadir," tambahnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC) Panitia, KH Rofiqul Umam Ahmad, mengungkapkan bahwa acara ini akan menjadi momentum besar dengan kehadiran sekitar 56.000 jamaah yang berasal dari wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten.

"Pengukuhan akan dihadiri jamaah dari Jawa Barat, Banten, dan Jabodetabek. Insya Allah jamaah yang hadir itu sebanyak 56 ribu orang," kata Kiai Rofiq.

Selain Presiden Prabowo, sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih serta pimpinan lembaga tinggi negara seperti MPR, DPR, dan DPD juga terkonfirmasi akan hadir menyaksikan pengukuhan 1.453 orang pengurus baru MUI tersebut.

Sebelum prosesi pengukuhan dimulai pada pukul 10.00 WIB, rangkaian acara akan diawali dengan kegiatan religi mulai dari pembacaan Surat Yasin, sholawat, hingga dzikir bersama yang dipimpin oleh para ulama dan kiai sepuh.

"Agenda itu berisi doa-doa, pembacaan Yasin Fadhilah, sholawat, dan dzikir. Hal itu dimaksudkan untuk mendoakan keselamatan bangsa yang belakangan ini diuji dengan musibah," jelas Kiai Rofiq yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembinaan dan Pengembangan Organisasi (BPPO) MUI.

Pihak MUI berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan keberkahan bagi kemajuan umat serta bangsa Indonesia.

"Mohon doa kepada seluruh umat Islam Indonesia agar acara tersebut berjalan lancar, sukses, berkah, dan membawa kemaslahatan serta kemajuan bagi bangsa kita," pungkasnya.

Topik Menarik