Presiden Inter Milan Buka Suara soal Pelemparan Petasan ke Kiper Timnas Indonesia Emil Audero

Presiden Inter Milan Buka Suara soal Pelemparan Petasan ke Kiper Timnas Indonesia Emil Audero

Terkini | okezone | Selasa, 3 Februari 2026 - 02:05
share

PRESIDEN Inter Milan, Giuseppe 'Beppe' Marotta, mengutuk aksi pelemparan petasan kepada kiper Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi. Beppe Marotta menegaskan, tindakan itu tak mencerminkan sportivitas dalam olahraga.

Insiden buruk terjadi saat Cremonese menjamu Inter Milan di Stadio Giovanni Zini, Cremona, Italia pada Senin 2 Februari 2026 dini hari WIB. Sebuah petasan meledak di lapangan, tepat di dekat gawang Emil Audero pada menit ke-48.

1. Emil Audero Tersungkur Usai Terkena Petasan

Ledakan petasan membuat Emil Audero terjatuh dan sempat mengalami gangguan pada telinganya. Petasan tersebut dilempar dari tribun suporter Inter Milan yang berstatus sebagai tim tamu.

Skuad Inter Milan kemudian bergegas menghampiri para suporternya. Setelah keadaan membaik, pertandingan berlanjut dan Emil Audero kembali bermain.

Beppe Marotta mengecam tindakan tak terpuji dari suporter Inter Milan. Pria 68 tahun itu mengatakan, perlakuan suporter Nerazzurri -julukan Inter Milan- tak mencerminkan sportivitas.

"Saya memiliki banyak pengalaman, tetapi ini adalah situasi yang belum pernah saya alami. Saya di sini untuk mengutuk tindakan yang tidak masuk akal, yang jelas-jelas tidak sportif. Olahraga memiliki nilai-nilai yang jauh berbeda dari apa yang kita lihat," kata Beppe Marotta.

 

2. Pelaku Pelemparan Sudah Teridentifikasi

Saat ini, menurut laporan Tuttomercatoweb, pelaku pelemparan petasan sudah teridentifikasi. Sang pelaku mengalami putus pada jari tangan karena petasan lainnya yang akan dilempar meledak lebih dulu.

Sosok itu sekarang sedang dirawat di rumah sakit, da segera ditangkap. Terkait insiden itu, Beppe Marotta juga berterima kasih atas profesionalisme Emil Audero yang memilih melanjutkan pertandingan.

"Saya tahu pihak berwenang sedang menyelidiki, mungkin tindakan itu adalah tindakan terisolasi, jadi kita akan menunggu untuk menyampaikan pendapat lebih lanjut. Namun, saya percaya bahwa apa yang saya pikirkan juga dirasakan oleh semua penggemar Inter. Saya berterima kasih kepada Audero: berkat profesionalismenya, pertandingan dimainkan hingga akhir," ujar Marotta.

"Kita memiliki kewajiban untuk menyebarkan budaya; kita tidak dapat memperkirakan hal seperti ini, dan kita mengutuknya dengan sekeras-kerasnya," tambahnya tegas.

Akibat Insiden ini, Inter Milan kemungkinan besar menghadapi denda dan penangguhan hak siar. Terlepas dari itu, laga berkesudahan 2-0 untuk kemenangan Inter Milan berkat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski.

Topik Menarik