Indonesia Gabung Board of Peace Tegaskan Komitmen Dukung Perdamaian di Gaza
JAKARTA – Langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengambil keputusan untuk bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mendapat banyak dukungan banyak pihak.
“Langkah Presiden RI Prabowo Subianto bergabung dalan kerja sama Peace of Border bersama Amerika Serikat merupakan kebijakan diplomasi perdamaian, bukan bentuk keberpihakan terhadap konflik atau negara tertentu,” ujar Ketua Umum Pasbata Prabowo, David Febrian, Senin (2/2/2026).
Dia menegaskan, bahwa Peace of Border bukan aliansi militer, bukan dukungan perang, dan bukan pengakuan terhadap pendudukan ilegal.
“’Kerja sama tersebut merupakan ruang diplomasi keamanan dan kemanusiaan, di mana Indonesia justru membawa nilai keadilan, hukum internasional, serta perlindungan rakyat sipil ke forum global,” ujarnya.
David menegaskan, dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina bersifat konstitusional dan tidak pernah berubah.
Dijelaskannya, Prabowo memilih jalan kepemimpinan aktif, bukan politik teriak dari pinggir. Dengan tetap berada di forum internasional, Indonesia menjaga posisi tawar, suara moral, dan kepentingan nasional, sekaligus memastikan isu kemanusiaan, termasuk Palestina tetap diperjuangkan secara nyata, bukan sekadar slogan.
“Indonesia hadir bukan untuk membela perang, tetapi untuk menghentikan perang. Bukan untuk tunduk pada kekuatan besar, melainkan memastikan suara keadilan tidak dimonopoli pihak tertentu,” tutup David.
Sekadar diketahui, Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam upaya perdamaian Palestina melalui keikutsertaan dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian, sebuah badan internasional yang dibentuk untuk mengawal stabilisasi dan rehabilitasi pascakonflik di Gaza.
Penegasan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Bad Ragaz, Swiss, pada Jumat (23/1), usai Presiden Prabowo Subianto menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos.
“Penandatanganan Charter dari Board of Peace atau Dewan Perdamaian ini merupakan bagian dari proses yang selama ini sudah kita lakukan dalam rangka menyelesaikan konflik, mencapai perdamaian, serta melakukan rehabilitasi pascakonflik di Palestina, Gaza pada khususnya,” ujar Sugiono.










