23 Marinir Tertimbun Longsor, Operasi Pencarian Kerahkan Alat Berat dan Anjing Pelacak

23 Marinir Tertimbun Longsor, Operasi Pencarian Kerahkan Alat Berat dan Anjing Pelacak

Terkini | okezone | Senin, 26 Januari 2026 - 18:40
share

JAKARTA - Operasi pencarian dan pertolongan memasuki hari ketiga longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Tim SAR mengerahkan alat berat untuk mempercepat upaya penanganan. Sebelumnya tiga excavator sudah dikerahkan sejak operasi hari pertama.

Diketahui, puluhan orang diduga tertimbun longsor di Cisarua. Sebanyak 23 anggota Batalyon Infanteri 9/Bala Jala Yudha Perkasa Brigif 4 Marinir/BS juga jadi korban longsor. Tim SAR menemukan 4 anggota marinir meninggal.

“Hari ini dua excavator kembali didatangkan untuk membantu upaya percepatan penanganan. Dengan demikian, total lima excavator berukuran sedang telah dikerahkan dalam operasi SAR,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Senin (26/1/2026).

Aam -- panggilan akrabnya – mengatakan, bahwa kondisi material longsor yang masih lunak menjadi salah satu pertimbangan dalam pemilihan jenis alat berat.

Excavator yang berukuran sedang saat ini dapat menjangkau titik pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan.

 

Lebih lanjut, kata Aam, Polri juga mengerahkan anjing pelacak (K9) dalam membantu upaya percepatan proses pencarian korban.

 “Sebanyak 6 anjing dari detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri dikerahkan dalam membantu pencarian korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat,” pungkasnya.

Topik Menarik