Tarif Listrik Gratis di Hunian Sementara Wilayah Bencana Sumatera Selama 6 Bulan
JAKARTA - PT PLN (Persero) memberikan pembebasan biaya listrik bagi hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh Danantara Indonesia di daerah terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, fasilitas token listrik tanpa biaya tersebut akan diberikan kepada para penghuni huntara selama periode enam bulan ke depan.
Darmawan menjelaskan. Danantara berperan dalam pembangunan hunian sementara, sementara PLN mendukung penyediaan kelistrikan dengan menggratiskan pasokan listrik selama enam bulan. Selain itu, pemasangan instalasi listrik beserta meteran KWh juga sepenuhnya menjadi tanggung jawab PLN.
Lebih lanjut, Darmawan menambahkan bahwa PLN turut menyiapkan penerangan jalan umum (PJU) serta fasilitas umum di sekitar kawasan huntara. PLN juga memberikan paket pemasangan listrik baru secara cuma-cuma.
“Termasuk layanan pemasangan baru multiguna tanpa biaya dan pemberian token listrik gratis selama enam bulan ke depan. Seluruh langkah ini merupakan wujud kontribusi kami dalam mendukung proses pemulihan di Aceh,” kata Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR pada Rabu (21/1/2026).
PLN mempercepat pemulihan kelistrikan di Provinsi Aceh pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda. Hingga saat ini, sebanyak 6.432 desa atau sekitar 98,9 persen desa di Aceh telah kembali menikmati aliran listrik.
Darmawan menyampaikan bahwa pemulihan kelistrikan Aceh dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan, serta keselamatan masyarakat.
“Sejak sistem kelistrikan besar Aceh pulih, kami langsung memfokuskan upaya pada penormalan jaringan distribusi hingga ke desa-desa. Alhamdulillah, hingga saat ini hampir seluruh desa di Aceh telah kembali menyala,” ujar Darmawan.
Meski demikian, PLN mencatat masih terdapat 68 desa atau sekitar 1,04 persen yang belum teraliri listrik. Desa-desa tersebut tersebar di delapan kabupaten, meliputi Kabupaten Aceh Utara, Aceh Barat, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.
PLN memastikan proses pemulihan di wilayah-wilayah tersebut terus berjalan hingga seluruh desa kembali teraliri listrik secara normal.










