Sukses Kantongi Erling Haaland, Lisandro Martinez Langsung Tantang Legenda Manchester United
LISANDRO Martinez kecewa berat mendengar komentar dua legenda Manchester United Paul Scholes dan Nicky Butt jelang duel kontra Manchester City di Liga Inggris 2025-2026 akhir pekan silam. Ia menantang keduanya untuk bicara empat mata!
Scholes dan Butt dimintai pendapat jelang Derby Manchester yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Sabtu 17 Januari 2026 malam WIB. Mereka langsung menyoroti soal Lisandro dan Erling Haaland.
1. Kurcaci
Keduanya sepakat bek asal Argentina tersebut tak akan mampu menjaga Haaland yang bertubuh jangkung. Lisandro, yang tingginya 175 cm, dianggap bak kurcaci dan akan dengan mudah disingkirkan.
Fakta di lapangan berbicara sebaliknya. Lisandro justru sukses membuat Haaland mati kutu. Penyerang asal Norwegia itu bak menghilang dan tak mampu berkontribusi baik gol mau pun assist.
2. Tantang Legenda Klub
Aksi-aksi Lisandro menuai pujian. Apalagi, Man United menang 2-0 atas Man City lewat gol Bryan Mbeumo (65’) dan Patrick Dorgu (76’).
Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Thailand: Gol Penalti Firman Ardiansyah Bawa Garuda Memimpin 1-0
Usai pertandingan, Lisandro tak ragu-ragu menantang kedua legenda itu untuk bicara di depan matanya. Ia tak peduli apakah perbincangan itu berlangsung di lapangan latihan atau bahkan kediaman pribadi.
“Sejujurnya, dia bia bilang apa pun yang dia mau. Saya sudah katakan kepadanya, kalau mau bicara sesuatu tentang saya, dia bisa datang kapan pun dia mau. Ke rumah saya, atau di mana saja. Saya tidak peduli,” cibir Lisandro, dikutip dari The Guardian, Senin (19/1/2026).
Lebih lanjut, eks Ajax Amsterdam itu paham jika para mantan pemain Man United banyak bicara dan mengkritik demi kebaikan klub. Namun, ia heran tidak ada yang berani mengatakan apa pun secara langsung alias face to face.
“Saya menghormati mereka kapan pun mereka mau membantu klub karena semua orang bisa bicara di televisi, tetapi ketika mereka bertatap muka, tidak ada yang berani bicara,” tegas Lisandro.
“Jadi, saya tidak peduli apa yang mereka katakan. Saya hanya fokus pada performa saya, performa tim, dan saya akan memberikan segalanya untuk klub ini hingga akhir,” tandasnya.









