Pelita Jaya Jakarta Bidik Gelar Juara IBL 2026, Sanggup Hentikan Dominasi Dewa United Banten?
PELITA Jaya Jakarta resmi meluncurkan tim untuk mengarungi Indonesia Basketball League (IBL) 2026 dalam acara yang berlangsung di kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 9 Januari 2026. David Singleton selaku pelatih mengusung target membawa tim kebanggaan Jakarta ini merebut gelar juara.
1. David Singleton Antusias Tatap IBL 2026
David Singleton antusias memulai perjalanan bersama salah satu klub terbaik Indonesia. Pelatih berpaspor Amerika Serikat itu mengungkapkan misi terbesarnya saat ini adalah memoles Pelita Jaya menjadi tim kuat sehingga membuat fans terpukau dengan permainan anak asuhnya.
“Saya pikir ini adalah salah satu tim terbaik yang pernah saya tangani, terutama dari sisi talenta. Tim ini memang selalu bertalenta, sejak dulu ketika saya pernah bersaing melawan mereka. Itu adalah hal yang sudah saya ketahui,” kata David Singleton.
“Saat ini, misi terbesar saya adalah terus menemukan, membentuk, dan membangun identitas tim ini. Saya ingin identitas ini menjadi sesuatu yang bisa membuat orang bangga. Ketika mereka menonton kami dan melihat cara kami bermain, ketika mereka menonton PJ, mereka bisa berkata, “Oh, lihat cara mereka bermain penuh gairah, api, semangat,” sekaligus detail dan struktur permainan yang kami tampilkan, yang ingin saya bawa ke tim ini,” sambung David Singleton.
David Singleton juga bertekad membawa Pelita Jaya Jakarta kembali merebut gelar juara IBL musim ini. Pelatih yang juga menangani Timnas Basket Indonesia itu optimistis bisa mencapai target tersebut karena memiliki kedalaman skuad yang mewah.
“Kami tentu ingin memainkan basket terbaik kami di awal musim, dan kami sudah memiliki semua elemen yang dibutuhkan. Kami hanya perlu terus membangun chemistry, yang merupakan proses dari hari ke hari. Namun kemauan para pemain, etos kerja mereka, serta dedikasi yang mereka tunjukkan sejauh ini terhadap permainan sangat luar biasa. Jadi saya melihat banyak hal positif dari tim ini, dan saya percaya kami akan melangkah sangat jauh, dan kami ingin memenangkan kejuaraan,” ungkapnya.
2. Pemain Pelita Jaya Jakarta Punya Tekad Sama
Pemain andalan Pelita Jaya, Muhamad Arighi juga yakin target menjadi juara IBL 2026 akan bisa tercapai. Arighi percaya pemain-pemain baru akan membawa perubahan positif.
“Banyak perubahan di Pelita Jaya. Semuanya baik untuk kita. Kekurangan tahun lalu kita perbaiki. Dari pemain impor sampai lokal. Tim sekarang sangat fresh untuk menghadapi musim baru dengan sistem baru dari coach Dave yang berbeda. Kita akan berbeda dari tahun lalu,” papar Arighi.
Pelita Jaya melakukan perombakan besar, terutama pada komposisi pemain. Mereka merekrut Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio Lobbu sebagai pemain lokal anyar. Sementara itu, di sektor pemain asing, Pelita Jaya menggunakan jasa Jeffree David Withey, Amorie Archibald, dan Darious Lee Moten. Dari ketiganya, hanya Withey yang dipertahankan dari musim lalu.
Perubahan-perubahan ini diharapkan membawa Pelita Jaya Jakarta kembali menjadi juara di IBL 2026. Pada IBL 2025, Pelita Jaya Jakarta finis sebagai runner-up setelah dikalahkan Dewa United pada laga final yang berlangsung tiga game.
“Setiap tahun kita ada sesuatu yang baru dan beda untuk tujuan positif. Kita usung nyalakan Pelitamu. Karena kita semangat untuk mencapai tujuan kita,” ujar Presiden Pelita Jaya Andiko Purnomo.
“Kita sudah empat kali juara nasional. Bintang kelima yang kita kejar. Kita rombak dan upgrade ujung-ujungnya untuk juara. Ada beberapa lokal baru semuanya sesuai kebutuhan tim setelah diskusi dengan coach. Semua sistem, semua lini sampai non teknis kita perkuat sehingga tradisi juara terasa di kita,” tutupnya.










