Rayakan Hari Star Wars, Akun Medsos Gedung Putih Unggah Gambar AI Trump Sebagai Jedi

Rayakan Hari Star Wars, Akun Medsos Gedung Putih Unggah Gambar AI Trump Sebagai Jedi

Terkini | okezone | Selasa, 6 Mei 2025 - 08:05
share

JAKARTA – Akun media sosial resmi Gedung Putih mengunggah gambar Presiden Donald Trump yang dibuat dengan kecerdasan buatan (AI), sebagai seorang Jedi, sosok ksatria dalam seri film Star Wars. Gambar itu diunggah pada Minggu, (4/5/2025), untuk menandai Hari Star Wars yang dirayakan tiap tahun pada tanggal 4 Mei.

Gambar yang dibagikan di media sosial menunjukkan Trump mengenakan jubah Jedi yang berkibar, diapit oleh elang botak dan bendera Amerika, dengan otot lengan yang kekar dan lightsaber merah di tangannya.

Foto itu disertai dengan keterangan yang berbunyi, "Selamat Hari Kemerdekaan 4 Mei untuk semua, termasuk Kaum Kiri Radikal Gila yang berjuang keras untuk membawa kembali Penguasa Sith, Pembunuh, Bandar Narkoba, Tahanan Berbahaya, & Anggota Geng MS-13 yang terkenal, ke Galaksi kita. Kalian bukan Pemberontak—kalian adalah Kekaisaran. Semoga Hari Kemerdekaan 4 Mei menyertai kalian."

Namun, apa yang dimaksudkan sebagai sindiran politik tersebut dengan cepat berubah menjadi ejekan, karena para penggemar Star Wars yang jeli dengan cepat menunjukkan detail yang mencolok: Trump memegang lightsaber merah, senjata yang secara tradisional digunakan oleh para penjahat di jagat Star Wars.

Di jagat Star Wars, pedang merah hampir secara eksklusif digunakan oleh Sith Lords - 'Kekaisaran' yang diklaim oleh postingan tersebut untuk ditentang - termasuk antagonis seperti Darth Vader dan Kaisar Palpatine. Jedi, para pahlawan kisah ini, biasanya dipersenjatai dengan lightsaber biru atau hijau.

Meskipun postingan tersebut menggambarkan Trump sebagai kekuatan patriotik melawan musuh-musuh politik yang disamakan dengan penjahat Star Wars, simbolisme tersebut membuat gambar tersebut menjadi ironi.

 

Baik pendukung maupun kritikus Trump menggunakan media sosial untuk menyoroti ironi tersebut, banyak yang menyatakan bahwa alih-alih menggambarkan Trump sebagai seorang Jedi, gambar tersebut secara tidak sengaja menggambarkannya sebagai seorang Sith Lord - tipe karakter yang dikecam dalam keterangan foto tersebut.

Kejadian ini mengikuti segera setelah unggahan AI kontroversial lainnya oleh Gedung Putih sehari sebelumnya, yang memperlihatkan Trump berpakaian seperti Paus. Gambar itu memicu reaksi keras, terutama karena muncul hanya beberapa hari setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April, dengan banyak orang menggunakan media sosial untuk menuduh pemerintahan tersebut bersikap mengejek dan tidak peka.

Topik Menarik