Mahasiswa di Asahan Diduga Dianiaya dan Disekap Debt Collector Terekam CCTV

Mahasiswa di Asahan Diduga Dianiaya dan Disekap Debt Collector Terekam CCTV

Berita Utama | inews | Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:10
share

ASAHAN, iNews.id - Mahasiswa di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diduga menjadi korban kekerasan oleh dua orang yang disebut sebagai penagih utang atau debt collector. Aksi penarikan paksa yang terekam CCTV itu terjadi di rumah toko (ruko), Kompleks Graha Kisaran pada 19 September 2026.

Dalam rekaman CCTV, terlihat dua pria mendatangi korban untuk menagih utang. Namun, situasi memanas ketika korban menolak cara penagihan yang diduga disertai kekerasan.

Kedua pria tersebut kemudian terlihat menarik korban secara paksa hingga terluka. Kekerasan berlanjut ketika korban dibawa ke dalam ruko.

Kuasa hukum korban, Julianto Putra menyebut, korban sempat disekap di dalam ruko. Beruntung, orang-orang di sekitar lokasi berhasil mengeluarkan korban dari tempat tersebut.

"Masalah uang cuma kan yang kita sesalkan kenapa terjadi kekerasan, penganiayaan dan penyekapan. Sudah kita lampirkan juga ke penyidik berupa video CCTV dan visum," ujar Julianto.

Tidak terima dengan perlakuan yang dialaminya, korban kemudian melaporkan dugaan kekerasan itu kepada polisi. Korban berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti agar pihak yang diduga terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban.

Kuasa hukum korban meminta Polres Asahan menangani kasus tersebut secara adil dan memeriksa orang-orang yang terlihat dalam rekaman CCTV. 

Dia berharap proses hukum berjalan sehingga dugaan kekerasan dalam penagihan utang tersebut dapat diusut tuntas.

Topik Menarik