Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT ke-32, SMAN 1 Paniai Dorong Keharmonisan

Peringati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT ke-32, SMAN 1 Paniai Dorong Keharmonisan

Nasional | sindonews | Senin, 5 Oktober 2026 - 20:58
share

Sekitar 500 siswa bersama guru SMA Negeri 1 Paniai menggelar peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 SMA Negeri 1 Paniai.

Mengangkat tema “Noken dan Pancasila: Merajut Persatuan dalam Bhinneka Tunggal Ika”, kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dengan memadukan pendidikan karakter, budaya lokal Papua, kreativitas serta apresiasi terhadap prestasi siswa.

Rangkaian kegiatan merupakan kelanjutan dari Lomba Pidato Hari Kesaktian Pancasila yang telah dilaksanakan pada 1 Oktober 2026. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Tanah Papua.

Suasana semakin menarik ketika Ria Korina Nawipa, siswi kelas X-7 sekaligus Juara I Lomba Pidato Hari Kesaktian Pancasila, kembali tampil menyampaikan pidatonya di hadapan para siswa dan guru.

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang BuayaMelalui tema Noken dan Pancasila, para pelajar diajak memaknai Noken tidak hanya sebagai bagian dari kekayaan budaya Papua, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan. Seperti sebuah Noken yang tersusun dari banyak anyaman, keberagaman di lingkungan sekolah dapat menjadi kekuatan ketika dirawat dengan sikap saling menghargai.

Kepala SMA Negeri 1 Paniai Marcelina Mote mengapresiasi antusiasme para siswa serta dukungan guru dalam menyukseskan rangkaian kegiatan.

“Momentum Hari Kesaktian Pancasila dan HUT ke-32 sekolah diharapkan dapat mendorong para siswa untuk semakin disiplin, tekun belajar dan mengembangkan kemampuan masing-masing,” katanya, Senin (5/10/2026).

Lihat video: Presiden Prabowo Pimpin Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Marcelina Mote juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah. Para siswa dengan latar belakang yang berbeda, termasuk Suku Mee, Moni maupun masyarakat pendatang, merupakan satu keluarga besar SMA Negeri 1 Paniai yang bersama-sama memiliki tanggung jawab menjaga kedamaian dan kebersamaan.

“Pendidikan bukan hanya tentang belajar di dalam kelas, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, menghargai perbedaan, membangun kebersamaan dan mendorong anak-anak untuk terus berprestasi,” ujar Marcelina.Sementara itu, Ria Korina Nawipa mengaku bersyukur atas keberhasilannya meraih Juara I Lomba Pidato. Ria menyampaikan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah memberikan bimbingan, motivasi dan dukungan selama mengikuti perlombaan.

Ria juga mengajak teman-temannya untuk terus belajar dan meningkatkan prestasi sehingga dapat memberikan kebanggaan bagi keluarga dan sekolah.

Kemeriahan kegiatan turut diisi dengan ibadah bersama, adu pantun dan penampilan dance oleh siswa. Sekolah kemudian memberikan uang pembinaan kepada para pemenang Lomba Pidato Hari Kesaktian Pancasila sebagai bentuk penghargaan terhadap keberanian dan prestasi para pelajar.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan paket alat tulis sekolah kepada para siswa, disertai pembagian snack. Kegiatan kemudian ditutup dengan peniupan lilin dan pemotongan kue sebagai bagian dari perayaan HUT ke-32 SMA Negeri 1 Paniai.

Rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Melalui momentum tersebut, sekolah berharap nilai kebersamaan, kedamaian, penghargaan terhadap keberagaman serta kebanggaan terhadap budaya Papua dapat terus tumbuh berdampingan dengan semangat belajar dan prestasi para siswa.

Dari Paniai, pesan sederhana disampaikan generasi muda Papua: menjaga budaya, menghargai perbedaan, merawat kebersamaan dan terus belajar untuk mempersiapkan masa depan.

Topik Menarik