Prabowo Mulai Realisasikan Ambulans Udara, Percepat Layanan Kesehatan Daerah Terpencil

Prabowo Mulai Realisasikan Ambulans Udara, Percepat Layanan Kesehatan Daerah Terpencil

Nasional | sindonews | Senin, 28 September 2026 - 20:18
share

Presiden Prabowo Subianto mulai merealisasikan program ambulans udara untuk mempermudah masyarakat di daerah terisolasi atau sulit dijangkau melalui jalur darat mengakses layanan kesehatan. Sebagai bagian dari persiapan operasional, pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Melalui program tersebut, Prabowo berharap kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur tidak lagi menjadi hambatan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang membutuhkan pertolongan darurat.

“Kita akan membuat ambulans udara, helikopter-helikopter dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai. Supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit,” ujar Prabowo dikutip dari akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (28/9/2026).

Baca juga: Geledah Kantor BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Diduga Jadi Penampungan Uang Setoran

Prabowo kemudian menyoroti sulitnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat di sejumlah daerah, khususnya ibu-ibu yang membutuhkan penanganan medis saat melahirkan.

“Banyak ibu-ibu yang meninggal, karena menempuh jalan tujuh jam sampai sembilan jam pada saat melahirkan. Akhirnya, banyak ibu yang meninggal karena tidak ada jalan yang baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan program ambulans udara disiapkan setelah pemerintah menyelesaikan pembangunan 22 rumah sakit baru pada 2026 di sejumlah kabupaten/kota yang sebelumnya belum memiliki rumah sakit.

Ia mengatakan, penguatan layanan kesehatan memang menjadi salah satu perhatian utama Prabowo selama ini. Oleh karena itu, program ambulans udara diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan hingga ke daerah pelosok.

“Karena dalam kondisi darurat, waktu sangat berarti. Insyaallah negara akan terus hadir, hingga ke pelosok negeri. Memperpendek jarak, mempercepat pertolongan, dan pada akhirnya menyelamatkan nyawa,” pungkas Teddy.

Topik Menarik