9 Jenazah Korban Kapal Virgo Transport 8 Sudah Teridentifikasi, Ini Identitasnya

9 Jenazah Korban Kapal Virgo Transport 8 Sudah Teridentifikasi, Ini Identitasnya

Nasional | sindonews | Minggu, 20 September 2026 - 08:18
share

DVI Polri telah mengidentifikasi sembilan jenazah korban KM Virgo Transport 8. Jenazah tersebut telah diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Proses identifikasi dilakukan melalui tahapan DVI dengan menggabungkan data ante mortem (AM), yakni data yang dikumpulkan dari keluarga korban sebelum korban ditemukan, dengan data post mortem (PM) yang diperoleh dari pemeriksaan terhadap korban.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pelayanan identifikasi merupakan bagian penting dalam penanganan korban dan pemberian kepastian kepada keluarga.

Baca juga: Tim DVI Dikerahkan Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa

“Polri melalui DVI terus memberikan pelayanan identifikasi kepada korban KM Virgo Transport 8. Setiap korban yang ditemukan dilakukan proses identifikasi dengan mengacu pada data ante mortem dan post mortem. Setelah identitas korban dipastikan, korban segera diserahkan kepada keluarga," katanya, Minggu (20/9/2026).

Berdasarkan rekap operasi DVI per 19 September 2026, dari 117 korban yang telah ditemukan, terdapat 9 korban meninggal dunia dan seluruhnya telah diserahkan kepada keluarga.

Kesembilan jenazah tersebut adalah:

1. Reyner Fausta Yosilianto, 22 tahun, laki-laki – Jawa Timur.2. Nurul Rian Hidayat, 33 tahun, laki-laki – Jawa Timur.3. Imam Soeparno, 66 tahun, laki-laki – Jawa Timur.4. Denny Ridzal Saputra, 30 tahun, laki-laki – Jawa Timur.5. Erik Maousul Latip, 37 tahun, laki-laki – Jawa Barat.6. Risyan Kurnia Putra, 28 tahun, laki-laki – Jawa Barat.7. Muhammad Abdianoor, 30 tahun, laki-laki – Kalimantan Selatan.8. Surya, 59 tahun, laki-laki – Kalimantan Selatan.9. Yuli, 29 tahun, perempuan – Kalimantan Selatan.

Sementara itu, dari 108 korban hidup yang telah ditemukan, seluruhnya telah dipulangkan dan tidak terdapat korban hidup yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Untuk mendukung proses identifikasi, Polri terus mengumpulkan data ante mortem (AM) dari keluarga korban. AM merupakan data korban yang diperoleh sebelum korban ditemukan, termasuk informasi identitas dan data pembanding dari keluarga.

Topik Menarik