Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Muntahkan Abu Tebal Setinggi 1 Km ke Langit

Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Muntahkan Abu Tebal Setinggi 1 Km ke Langit

Nasional | inews | Senin, 14 September 2026 - 12:10
share

LUMAJANG, iNews.id – Gunung Semeru kembali erupsi pada Senin (14/9/2026) siang. Letusan Gunung Semeru memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 1 kilometer.

Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Agastya Rajendra, erupsi Gunung Semeru terjadi pada pukul 11.40 WIB. Kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur.

Aktivitas erupsi tersebut juga terekam melalui alat seismograf. Letusan tercatat memiliki amplitudo maksimum 25 milimeter dengan durasi mencapai 105 detik.

"Terjadi erupsi G Semeru pada hari Senin, 14 September 2026, pukul 11:40 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 1.000 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi, Senin (14/9/2026).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya akibat aktivitas Gunung Semeru.

PVMBG meminta warga tidak beraktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi. Area tersebut berpotensi terdampak awan panas guguran dan aliran material vulkanik.

Di luar wilayah tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Kawasan itu masih berpotensi terkena perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Selain sektor tenggara, PVMBG juga mengimbau masyarakat maupun wisatawan tidak mendekati kawasan kawah Gunung Semeru dalam radius 5 kilometer.

Area tersebut dinilai rawan terhadap bahaya lontaran material vulkanik berupa batu pijar saat terjadi erupsi.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Semeru.

Beberapa jalur sungai yang menjadi perhatian utama yakni Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Selain itu, potensi lahar juga dapat terjadi di sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan.

PVMBG mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Semeru dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Topik Menarik