Erupsi Anak Krakatau! 14 Penerbangan Bandara Husein Bandung Batal 1.365 Penumpang Terdampak

Erupsi Anak Krakatau! 14 Penerbangan Bandara Husein Bandung Batal 1.365 Penumpang Terdampak

Nasional | inews | Senin, 7 September 2026 - 12:24
share

BANDUNG, iNews.id - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Sebanyak 14 penerbangan dibatalkan dengan total 1.365 penumpang terdampak.

Pembatalan penerbangan dilakukan sebagai langkah keselamatan setelah sebaran abu vulkanik terpantau meluas hingga wilayah Bandung. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu keselamatan penerbangan apabila aktivitas pesawat tetap dilakukan.

General Manager Bandara Husein Sastranegara, Granito W Hindrawan menjelaskan, pembatalan tersebut mencakup penerbangan domestik dari dan menuju Bandung.

Untuk penerbangan kedatangan, rute yang terdampak meliputi Palembang, Kualanamu, Denpasar, Balikpapan, Surabaya, Pangandaran dan Halim Perdanakusuma. 

Sementara itu, penerbangan keberangkatan yang dibatalkan mencakup rute Palembang, Denpasar, Surabaya, Balikpapan, Kualanamu, Halim Perdanakusuma dan Pangandaran.

"14 flight yang dibatalkan, yaitu 7 keberangkatan dan 7 kedatangan," ujar Granito

Pengelola Bandara Husein Sastranegara menyiapkan skema penanganan bagi calon penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan penumpang sekaligus menjaga pelayanan dan kenyamanan di area bandara.

Pihak bandara juga terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik, khususnya di sekitar area landasan. Pemantauan dilakukan secara berkala menggunakan metode paper test untuk memastikan kondisi landasan tetap aman bagi operasional penerbangan.

Menurutnya, keputusan operasional akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi abu vulkanik di sekitar bandara. Dengan pembatalan tersebut, calon penumpang diminta mengikuti informasi terbaru dari pihak maskapai dan pengelola bandara. 

Keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama selama sebaran abu vulkanik masih terpantau di wilayah Bandung.

Topik Menarik