Gempa Dahsyat M7,3 di Tapachula Meksiko, Ini Analisis BMKG
JAKARTA - Wilayah barat daya Tapachula, Meksiko, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan dahsyat magnitudo 7,3 pada Jumat (17/9/2026) pukul 21.48.41 WIB.
Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki kedalaman 30 kilometer. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 14,62° LU dan 92,78° BB, atau tepatnya berlokasi di laut, 59 kilometer barat daya Tapachula, Meksiko.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," tegas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.
Wijayanto mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Hingga pukul 22.37 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo 6,0.
Wijayanto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," imbaunya.









