IRT Tewas Mengenaskan Jadi Korban Tabrak Lari di Surabaya, Polisi Buru Pelaku
SURABAYA, iNews.id - Kecelakaan tragis terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur. Seorang ibu rumah tangga (IRT) tewas setelah diduga ditabrak mobil di kawasan Simpang Empat Suko Semolo-IR Soekarno Hatta (MERR), Sukolilo, Surabaya, Selasa (30/6/2026).
Ironisnya, pengemudi mobil yang diduga menabrak korban langsung melarikan diri setelah kejadian. Korban tewas di lokasi dengan kondisi mengenaskan.
Petugas gabungan dari Satlantas Polsek Sukolilo, Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya, BPBD, dan Satpol PP Kota Surabaya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan.
Korban diketahui bernama Sri Megawati, warga Jalan Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya. Perempuan berusia 57 tahun itu merupakan pengendara sepeda motor yang diduga menjadi korban tabrak lari.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan terjadi saat korban mengendarai sepeda motor bernomor polisi L 5367 IL. Saat itu, korban diduga dalam perjalanan pulang setelah berbelanja dari Pasar Semolowaru.
Ketika melintas di lokasi kejadian, sebuah mobil yang melaju dari arah selatan ke utara diduga menabrak korban dengan kecepatan tinggi. Benturan keras membuat korban terpental hingga sekitar 15 meter.
Korban kemudian meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengemudi mobil yang diduga menabrak korban melarikan diri ke arah utara atau menuju luar Sidoarjo.
Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap jasad korban. Setelah proses olah TKP selesai, jenazah dibawa menggunakan ambulans ke kamar jenazah RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Kasus kecelakaan tabrak lari ini kini ditangani Unit Lakalantas Polrestabes Surabaya. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pengemudi mobil yang kabur setelah menabrak korban.
Untuk memburu pelaku, polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya. Rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian akan dipelajari untuk melacak kendaraan yang diduga terlibat.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti pendukung di lokasi kejadian. Pengendara yang mengetahui peristiwa tersebut diharapkan memberikan informasi kepada pihak kepolisian.









