Prabowo Kantongi Data Bohir Pedemo, KSP: Presiden Dapat Informasi Akurat
JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman, menegaskan, pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut adanya pihak-pihak yang membiayai aksi demonstrasi tidak sembarangan. Presiden memiliki sumber informasi yang dapat dipercaya.
“Ya, memang kan yang tahu kan Bapak Presiden. Saya yakin Bapak Presiden juga dapat informasi-informasi akurat ya. Dan tentunya ada langkah-langkah hal yang akan dilakukan oleh Bapak Presiden. Ya, tanggapan saya ya menurut saya informasi itu bisa benar adanya ya,” kata Dudung, dikutip Sabtu (27/6/2026).
Dudung mengatakan, langkah selanjutnya adalah memastikan penanganannya dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Di sisi lain, Dudung mengimbau masyarakat untuk melihat program pemerintah secara menyeluruh dan tidak hanya menyoroti kekurangannya.
Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilainya telah memberikan dampak positif luas. Untuk itu, jangan hanya dilihat dari sisi negatifnya.
“Bisa dikatakan 90 penerima manfaat itu betul-betul berdampak termasuk UMKM, termasuk relawan, dan sebagainya. Nah, ini hal-hal seperti ini kan perlu juga kita pahami dan kita rasakan. Tidak serta-merta hal-hal yang pandangannya negatif ya itu yang kemudian dibesar-besarkan,” imbuhnya.
Dudung juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan program MBG karena dinilai tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak dan ibu hamil, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Ini akan semakin baik ke depannya. Tentunya niat baik ini juga tidak serta-merta untuk popularitas, tetapi niat baik ini adalah untuk kesejahteraan rakyat sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia,” tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa dirinya mengetahui pihak-pihak yang berada di balik aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk Jakarta. Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu 24 Juni 2026.
Prabowo mengungkap ada kelompok tertentu yang tidak menyukai dirinya karena dianggap memahami berbagai persoalan di lapangan. Bahkan, ia mengaku mengetahui pihak yang membiayai aksi demonstrasi tersebut.
Identitas dan Peran 4 Tersangka Narkoba di Diskotek New Zone Medan, 2 Pelaku Wanita Cantik
“Gue kenal semua itu, saudara-saudara. Mereka enggak suka sama Prabowo karena Prabowo ngerti, Saudara-saudara sekalian, hati-hati lho, saya kasih peringatan mereka-mereka itu, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gua tahu itu,” kata Prabowo.
Prabowo juga menyatakan, tidak semua peserta aksi memahami substansi tuntutan yang mereka sampaikan, bahkan ada yang mengaku ikut demonstrasi karena dibayar.
“Ditanya, anak-anak demo nggak ngerti. Mau demo apa ya? Eh eh eh. Kami dibayar 200 ribu, gitu kan. Tapi ada. Saya enggak mengerti,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga kekompakan dan mengibaratkan Indonesia seperti sebuah tim yang sedang bertanding sehingga membutuhkan dukungan bersama.
“Kita ini kalau merasa, kalau di dalam pertandingan kita jadi suporter kan, kita dukung satu tim, ayo maju, maju. Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara. Harusnya bangsa ini kompak,” tegasnya.
Prabowo tak memungkiri jika kritik tetap diperlukan, namun harus disampaikan secara konstruktif. “Kalau ada yang kurang, temannya kurang, tim kita mainnya kurang bagus, ya tetap di suporter. Nanti begitu selesai pertandingan baru dikoreksi. Jangan lagi main bawa bola, salah, goblok. Lagi main di tengah lapangan disorak-sorakin, temen sendiri, kesebelasan sendiri. Jadi kayaknya tuh kita tidak bangga dengan apa yang dihasilkan bangsa sendiri,” pungkasnya.









