Prabowo Dijadwalkan Hadiri Munas Hipmi 2026 di Lampung, Sekaligus Resmikan RSUD Lampung Barat
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tahun 2026 yang digelar di Provinsi Lampung, pada Rabu (10/6/2026).
Selain menghadiri agenda organisasi pengusaha muda tersebut, Prabowo juga direncanakan meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Lampung Barat.
Kepastian kehadiran Prabowo dalam Munas Hipmi disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Lampung sebagai tuan rumah penyelenggaraan Munas Hipmi 2026.
"Rencananya dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto," demikian keterangan yang disampaikan.
Menurut Mirza, penyelenggaraan Munas Hipmi tidak hanya menjadi agenda pemilihan ketua umum organisasi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat jejaring pengusaha muda nasional serta mendorong peran kewirausahaan dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
"Munas bukan hanya tentang memilih Ketua Umum. Munas adalah tempat lahirnya inspirasi, motivasi, jaringan, dan energi baru. Saya berharap Munas Hipmi di Lampung dapat memberikan energi yang luar biasa bagi seluruh BPD Hipmi di Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo juga dijadwalkan meresmikan RSUD di Lampung Barat. Informasi tersebut disampaikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, usai menghadiri kegiatan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/6/2026).
“Besok diajak ke Krui, Lampung Barat, mau ikut nggak? Resmikan rumah sakit,” kata Budi kepada awak media.
Budi menjelaskan, kunjungan Presiden ke Lampung Barat berkaitan dengan evaluasi pelaksanaan tiga program prioritas atau quick wins pemerintah di sektor kesehatan, yakni program cek kesehatan gratis, penanggulangan tuberkulosis (TBC), serta pembangunan dan peningkatan layanan rumah sakit daerah.
“Kan beliau kasih tiga quick wins. Jadi tadi diminta update. Yang pertama itu cek kesehatan gratis, yang kedua TBC, sama rumah sakit yang 66 itu,” ujarnya.
Menurut Budi, sebagian program pembangunan rumah sakit telah menunjukkan progres signifikan. Dari total rumah sakit yang menjadi target, sebanyak 20 unit telah selesai dibangun dan 12 di antaranya sudah beroperasi.
“Dan itu kan sudah jadi. Dua puluh sudah beroperasi dua belas. Jadi beliau, ‘ya sudah saya mau lihat’, begitu. Jadi mungkin rencananya ingin mengunjungi,” pungkasnya.










