Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan

Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan

Nasional | sindonews | Rabu, 13 Mei 2026 - 18:25
share

Rumah Sakit (RS) Kardiologi Emirates Indonesia di Kota Solo, Jawa Tengah resmi melayani pasien BPJS Kesehatan. Melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan, rumah sakit ini diharapkan dapat menjangkau semua masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan jantung secara komprehensif.

Direktur RS Kardiologi Emirates Indonesia, Dr Ali Zaenal Abidin, Sp.JP mengatakan, rumah sakit ini merupakan tipe A khusus jantung yang mempunyai 100 bed. Layanan yang disediakan mulai dari pelayanan poliklinik spesialis jantung, spesialis penyakit dalam, spesialis jantung sub spesialis, maupun konsultan dan polis spesialis.

Baca juga: Prabowo Resmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia: Simbol Persahabatan 2 Bangsa

"Kami di sini juga memiliki pelayanan IGD kegawatdaruratan dan rawat inap intensive care, disertai dengan alat-alat canggih seperti CRRT, ventilator, ECMO dan ruang isolasi khusus," kata Ali Zaenal Abidin saat Launching Pelayanan BPJS RS Kardiologi Emirates Indonesia, Rabu (13/5/2026).

Hadir dalam kesempatan itu, Wali Kota Solo Respati Ardi; Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Debbie Nianta Musigiasari. Juga hadir secara daring, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba; Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono; Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri; Dubes Indonesia untuk Uni Emirat Arab, Judha Nugraha.

Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 19 November 2025. Rumah sakit bertaraf internasional ini, merupakan hasil hibah Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) senilai Rp417,3 miliar yang menjadi simbol nyata persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.

Baca juga: Menkes Dorong Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia Layani BPJS Kesehatan

Lebih lanjut Ali Zaenal Abidin mengatakan, pihaknya juga melayani untuk pelayanan CATNAP untuk kegawatdaruratan jantung yang didukung oleh spesialis jantung pembuluh darah, spesialis bedah torak kardiofaskular dan spesialis bedah faskular. Pihaknya juga melakukan pelayanan untuk operasi oleh dokter spesialis bedah torak kardiofaskular dan dokter bedah faskular.

"Di sini juga dilakukan pelayanan penunjang untuk penunjang diagnostik, rehabilitasi, pelayanan laboratorium dan hemodialisa," ucapnya.Untuk SDM RS Kardiologi Emirates Indonesia, lanjutnya, merupakan integrasi antara Rumah Sakit Pusat Dokter Sarjito dan tenaga kesehatan dari Pemkot Surakarta. Pihaknya juga melakukan perekrutan baru dokter-dokter part timer untuk melakukan pelayanan lebih lanjut dan paripurna.

Lebih jauh dijelaskan, semenjak Oktober 2025 hingga April 2026 Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia sudah melayani 1.053 pasien yang didominasi rawat jalan maupun outpatient pasien, dan pasien untuk kebutuhan pelayanan penunjang, seperti radiologi maupun imaging yang lainnya.

"Salah satu unggulan kami adalah untuk medical check up kasus jantung. Lalu memang saat ini untuk pasien rawat inap kami semakin lama semakin bertambah," tuturnya.

Pihaknya yakin dengan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, total pasien rawat inap akan menaik. Rumah sakit selama ini telah melakukan berbagai tindakan kompleks hingga tindakan koroner, struktural jantung hingga ablasi aritmia. Selain itu juga tindakan-tindakan lain, seperti operasi, pergantian katup, pergantian penambalan pada lubang jantung hingga operasi bypass.

Dikatakannya, rumah sakit telah melakukan operasi jantung pertama pada 10 Desember 2025. Setelah itu, juga dilakukan proses kredensial BPJS yang selanjutnya pada 1 Mei 2026 telah menandatangani perjanjian kerja sama. Diharapkan pada Mei 2026, terdapat integrasi dari pasien-pasien dari jaminan kesehatan nasional."Dengan sudah dilakukannya kerja sama dengan BPJS Kesehatan, rumah sakit ini dapat menjangkau semua masyarakat Indonesia, khususnya warga Solo Raya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jantung secara komprehensif," tegasnya.

Ali Zaenal Abidin menambahkan, rumah sakit dapat berkembang karena dukungan dari berbagai kalangan. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan Uni Emirat Arab, Kementerian Kesehatan, Pemkot Solo, BPJS Kesehatan dan Sivitas Hospitalia Rumah Sakit Umum Dr Sajito yang telah memberikan dukungan hingga saat ini.

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menjaga dan mengawal pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia agar selalu prima untuk masyarakat. Penyakit jantung merupakan salah satu tantangan kesehatan yang utama di Indonesia. Sehingga keberadaan fasilitas kesehatan yang modern, namun inklusif dan humanis, diperlukan untuk melayani warga tanpa membeda-bedakan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Debbie Nianta Musigiasari mengatakan, RS Kardiologi Emirates Indonesia merupakan RS yang ke-55 yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Surakarta.

Topik Menarik