KRL Arah Rangkasbitung Sudah Beroperasi Lagi
Gangguan Listrik Aliran Atas (LAL) di antara Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji yang menyebabkan gangguan perjalanan kereta rel listrik (KRL) selesai diperbaiki pada Senin malam (4/5/2026) sekitar jam 20.43 WIB. Sehingga kereta rel listrik (KRL) dengan tujuan akhir ke Rangkasbitung mulai dapat melintas.
"Saat ini telah selesai perbaikan gangguan operasional pada Listrik Aliran Atas (LAA) di antara Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji. Perjalananan Commuter Line Tanah Abang-Rangkasbitung PP sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas dan dalam proses penguraian kepadatan dilintas. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tulis akun X @CommuterLine.
Baca juga: Gangguan Listrik, KRL Commuter Tanah Abang Hanya Sampai Kebayoran, dari Rangkasbitung Sampai Serpong
Sejak sore tadi, terjadi penumpukan penumpang KRL terjadi di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, pada Senin malam (4/5/2026). Penumpang ini didominasi oleh mereka yang ingin naik KRL dengan tujuan akhir Rangkasbitung.
Diketahui, sejak sore tadi ada gangguan operasional KRL dengan relasi Tanah Abang-Rangkasbitung akibat adanya percikan api di tiang listrik aliran atas (LAA).Sebagian besar dari mereka memilih untuk tetap bertahan di stasiun Tanah Abang, sambil menunggu kabar dari petugas terkait kembalinya operasional dari kereta tujuan Rangkasbitung.
Baca juga: Penyebab KRL Gangguan di Antara Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji: LAA Tersambar Petir
Salah satunya calon penumpang bernama Dimas dengan tujuan akhir di Cisauk yang memilih untuk menunggu sampai operasional perjalanan KRL kembali normal, meski hingga saat ini belum ada pemberitahuan dari petugas hingga saat ini.
"Nunggu aja sih, nunggu. Dari jam 5 saya tadi nyampe (di stasiun Tanah Abang)," kata Dimas saat ditemui SindoNews di lokasi.
Sebagai pengguna harian KRL untuk bekerja sehari-hari, Dimas mengakui dirinya merasa terganggu dengan adanya gangguan operasional ini. Apalagi, kata dia, gangguan ini bukan kali pertama terjadi.
"Sering banget gangguan kayak gini tuh. (Harapannya) ya diperbaiki lagi lah sistemnya, biar gak banyak gangguan kayak gini. Soalnya Green Line tuh sering banget (gangguannya)," ujarnya.










