Pemerintah Pastikan Beri Kompensasi untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Pemerintah Pastikan Beri Kompensasi untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Nasional | sindonews | Selasa, 28 April 2026 - 10:34
share

Pemerintah memastikan bakal memberikan kompensasi untuk para korban kecelakaan Kereta Api (KA) 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi yang menabrak bagian belakang KRL TM 5568A (PLB 5568a) yang berhenti di peron 2 Stasiun Bekasi Timur (BKST). Hal itu dipastikan oleh Presiden Prabowo Subianto usai menjenguk korban di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi.

“Sebagian sudah ada yang pulang, kalau nggak salah masih sekitar total 60 (orang) ya, 54 (orang), dan hampir semuanya sudah ditangani dengan baik," ujar Prabowo.

Dia menuturkan, sebagian korban bahkan sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Dia juga memastikan adanya pemberian kompensasi bagi para korban.

Baca juga: Presiden Prabowo Setujui Pembangunan Flyover di Bekasi Timur

“Pokoknya semuanya diurus. Ya nanti ada semuanya ada kompensasinya,” ujarnya.

Prabowo juga menyampaikan belasungkawanya atas adanya korban jiwa dari insiden tersebut. Dirinya telah memerintahkan untuk melakukan investigasi.

Diketahui, Kereta Api (KA) 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL TM 5568A (PLB 5568a) yang berhenti di peron 2 Stasiun Bekasi Timur (BKST). Atas kejadian ini lalu lintas perjalanan Kereta Api di lintas Jakarta sampai Cikarang dapat dikatakan terhenti total.

Tragedi itu berpangkal dari 35 menit sebelumnya di perlintasan sebidang JPL 85 Ampera. Sebuah taksi listrik mogok di tengah rel dan tertemper KRL CRRC Jakarta–Cikarang (PLB 5181), sehingga KRL PLB 5568a di belakangnya tertahan tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat KRL PLB 5181 yang tertemper taksi listrik.

Sebelumnya, PT KAI kembali meng-update jumlah korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 14 orang.Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. "Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," demikian siaran pers yang disampaikan Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur menghadirkan duka yang mendalam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan belasungkawa kepada korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan, dan kepada korban luka yang saat ini tengah menjalani penanganan medis.

Topik Menarik