Siap Kolaborasi Lintas Sektor, Perdokmil Jatim Resmi Dilantik di Kapal Perang

Siap Kolaborasi Lintas Sektor, Perdokmil Jatim Resmi Dilantik di Kapal Perang

Nasional | sindonews | Kamis, 16 April 2026 - 12:33
share

Kapal Republik Indonesia (KRI) dr Soeharso-990 di Dermaga Komando II Surabaya menjadi saksi sejarah digelarnya Seminar Nasional Global Health Security. Seminar ini diselenggarakan RSPAL dr Ramelan bersama Perkumpulan Kedokteran Militer (Perdokmil) serta Koarmada II, belum lama ini.

Perdokmil merupakan organisasi profesi yang menjadi wadah bagi para tenaga kesehatan baik militer atau non-militer untuk mengembangkan keilmuan dan kolaborasi. Organisasi ini memiliki peran strategis dalam menyatukan para pakar kedokteran militer dan sipil guna menjaga kedaulatan kesehatan nasional di tengah berbagai tantangan.

Baca juga: Cara Mendaftar Dokter Militer, Cocok untuk Lulusan Fakultas Kedokteran

Agenda di atas kapal rumah sakit ini mencakup seminar sekaligus pelantikan pengurus Perdokmil Jawa Timur yang menunjuk Laksma TNI (Purn) Nora Lelyana sebagai Ketua Perdokmil Jawa Timur. Acara ini dihadiri Ketua Umum Perdokmil Mayjen TNI (Purn) Dian Andriani Ratna Dewi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn.) Prihati Pujowaskito yang merupakan Ketua Umum Perdokmil periode sebelumnya.

“Perdokmil itu bukan (hanya) perkumpulan dokter-dokter militer. Jadi, siapa pun yang berminat meningkatkan keilmuan dalam bidang emergency, kedaruratan, kemudian dalam kondisi bencana, artinya kondisi yang menuntut respons cepat baik itu dokter militer, yang bekerja di bidang kesehatan atau siapa pun yang ingin mendukung, maka kami Perdokmil siap mewadahi,” ujar Dian membuka pelantikan Pengurus Perdokmil Jawa Timur.Dia menuturkan visi Perdokmil adalah Tri Bhakti yang bertujuan menguatkan kolaborasi sipil-militer dalam respons cepat. Maka itu, Tri Bhakti yang jadi pedoman Perdokmil antara lain solid, knowledge, dan defense.

Acara tersebut membahas kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari paradigma baru pertahanan negara. Kapal rumah sakit sepanjang 122 meter ini dipilih sebagai lokasi seminar untuk menegaskan kemampuan mobilitas medis TNI AL hingga ke pelosok negeri.

Nora mengatakan, pelantikan pengurus Perdokmil Jawa Timur di kapal rumah sakit militer ini menjadi simbol kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan medis yang cepat dan luas saat terjadi bencana.

“Kita adakan pelantikan pengurus Perdokmil Jawa Timur ini di kapal perang dengan harapan bahwa kapal ini selalu siap bergerak saat bencana dengan cepat dan melayani sebanyak-banyaknya masyarakat,” katanya.

Selain pelantikan, acara tersebut juga sekaligus menggelar Seminar Nasional Global Health Security dengan tajuk “Kesiapsiagaan dan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Menghadapi Ancaman Biologis dan Pandemi untuk Ketahanan Nasional”. Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sepakat bahwa keamanan kesehatan global merupakan pilar penting dalam ketahanan nasional, khususnya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 3T yang mengutamakan daerah-daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Dia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyelesaikan beragam persoalan di daerah-daerah 3T. “Untuk melaksanakan program ini, kita akan pilih daerah-daerah yang belum memiliki fasilitas kesehatan sesuai standar. Maka kita akan bekerja sama dengan menggunakan kapal rumah sakit TNI AL seperti ini untuk melakukan pelayanan kesehatan pada peserta JKN di daerah-daerah 3T,” ujar Prihati.

Di atas KRI dr Soeharso-990, ratusan peserta lintas sektor berkumpul membahas krisis kesehatan. Seminar sekaligus pelantikan pengurus Perdokmil Jawa Timur ini juga menjadi titik temu antara militer, tenaga medis, akademisi, hingga organisasi kemanusiaan dalam merespons potensi pandemi di masa depan.

Forum ini juga menekankan satu hal di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman global bahwa ketahanan kesehatan melalui kolaborasi multipihak yang solid harus menjadi bagian tak terpisahkan dari pertahanan negara. Dalam hal Global Health Security, seminar ini juga membahas peran militer dalam respons cepat dan penyaluran bantuan saat terjadi bencana atau pandemi.

Topik Menarik