WFH ASN Hari Pertama, Polda Metro Jaya Klaim Jalan di Jakarta Lengang

WFH ASN Hari Pertama, Polda Metro Jaya Klaim Jalan di Jakarta Lengang

Nasional | sindonews | Jum'at, 10 April 2026 - 13:35
share

Polda Metro Jaya mengklaim jalanan Jakarta lengang. Hal itu disebut sebagai dampak dari hari pertama diterapkannya Work From Home (WFH) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Polisi menyatakan adanya perbedaan kondisi lalu lintas penerapan WFH jika dibanding hari-hari sebelumnya.

”Saat ini saya sedang memantau seluruh wilayah Jakarta, memang terlihat hari ini ada perbedaan yang cukup signifikan dilihat dari volume kendaraan masyarakat yang memanfaatkan kebijakan WFH itu terlihat dari pantauan arus lalu lintas,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin, Jumat (10/4/2026).

Sejak pagi, polisi mencatat penurunan volume kendaraan yang cukup drastis. Dampaknya, sejumlah titik rawan macet yang biasanya padat kini jauh lebih terkendali.

Baca juga: Perdana WFH ASN DKI, Deretan Kursi Kosong Warnai Ruang Kerja”Dari pagi tadi, kami pantau memang ada pengurangan volume yang cukup signifikan,” kata mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu.

Kawasan-kawasan sibuk seperti Jalan Jenderal Sudirman yang biasanya dipadati kendaraan dari berbagai arah, kini terpantau lebih lancar. Hal serupa juga terjadi di ruas Asia Afrika hingga Gerbang Pemuda yang kerap menjadi titik antrean panjang.

Lihat video: Kebijakan WFH 1 Hari Sepekan, Efektif Hemat BBM?

”Kemudian bertemu beberapa ruas jalan lain seperti Asia Afrika, Gerbang Pemuda, yang memang biasanya di Layang Ladokgi itu terjadi antrean yang cukup panjang, sampai jam segini, termasuk juga yang akses masuk Jakarta yang dari wilayah barat ke timur, memang terlihat meriah namun tidak sampai terjadi kepadatan,” ujarnya.

Kondisi tak kalah mencolok juga terlihat di Simpang Susun Semanggi. Titik yang selama ini dikenal sebagai simpul kemacetan kini tak lagi dipenuhi antrean kendaraan mengular. Meski begitu, Komarudin menjelaskan bahwa perlambatan arus masih terjadi di beberapa titik tertentu, terutama akibat pertemuan arus lalu lintas dari berbagai arah.

”Saat ini yang kami pantau di beberapa ruas jalan diantaranya yang dari arah barat, Slipi ke arah timur ke Semanggi. Ini tidak lebih disebabkan karena faktor crossing,” tutur dia.

Ia menambahkan, pertemuan jalur busway, akses keluar tol dalam kota, hingga arteri dari Slipi menuju Semanggi memang masih menyebabkan perlambatan. Namun situasinya tetap terkendali dan tidak sampai memicu kemacetan parah.

Topik Menarik