Cegah Macet Arus Balik Lebaran, Polri Imbau Masyakarat Manfaatkan WFA

Cegah Macet Arus Balik Lebaran, Polri Imbau Masyakarat Manfaatkan WFA

Nasional | okezone | Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:02
share

JAKARTA – Polri mengimbau seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mencegah kemacetan saat arus balik lebaran. Pasalnya, Polri mengantisipasi adanya peningkatan mobilitas masyarakat pasca-Lebaran, khususnya fenomena bangkit mudik.

“Kami mengingatkan kembali imbauan Bapak Kapolri terkait potensi meningkatnya mobilitas masyarakat pasca salat Idulfitri. Untuk itu, Polri bersama seluruh jajaran meningkatkan kesiapan personel di lapangan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik-titik rawan kepadatan,” kata Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, Sabtu (21/3/2026).

Ia menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.

Lebih lanjut, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026 sebagai upaya mendistribusikan arus kendaraan agar tidak terpusat dalam satu waktu.

 

“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA secara bijak, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menimbulkan kepadatan berlebihan,” ujarnya.

Selain itu, Polri turut mengantisipasi kegiatan halal bihalal di berbagai daerah yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. Personel telah disiagakan untuk melakukan pengaturan di lokasi-lokasi kegiatan masyarakat tersebut.

Terkait objek wisata, khususnya wisata air, masyarakat dan pengelola diimbau untuk memperhatikan kapasitas angkut serta mengutamakan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan akibat overkapasitas.

Tjahyono juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder, mulai dari TNI, kementerian terkait, hingga pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.

Topik Menarik