Rismon Disebut ‘Pemain Lenong’, Zukifli: Dari Awal Sudah Terlihat Janggal!
JAKARTA – Aktivis kebangsaan, Zukifli S Ekomei, turut buka suara terkait Rismon Sianipar yang kini menyatakan ijazah Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), adalah asli.
Zukifli menilai, perubahan sikap tersebut membuat polemik ijazah Jokowi terkesan seperti sebuah pertunjukan lenong.
“Tadinya saya anggap serius persoalan ijazah ini, tapi setelah kasus Rismon, saya ibaratkan seperti permainan lenong,” ungkap Zukifli dalam program Interupsi di iNews TV, Kamis (19/3/2026).
Ia bahkan menyebut Rismon seolah dipersiapkan sebagai “pemain” dalam skenario tertentu. Menurutnya, perubahan sikap itu tidak lepas dari arahan pihak yang ia ibaratkan sebagai sutradara.
“Rismon ini seperti mengikuti instruksi sutradara. Dari yang awalnya masuk ke arena penonton, lalu tiba-tiba diminta kembali ke panggung,” tuturnya.
Zukifli mengaku, sudah mencurigai keanehan sejak awal kemunculan Rismon ke publik yang mengatasnamakan aktivis. Ia menilai, Rismon berani melontarkan kritik keras kepada pejabat seperti Kapolri dan Menteri Dalam Negeri tanpa konsekuensi hukum.
“Saya juga bertanya, awal-awal dia muncul seperti ‘mendadak aktivis’. Tiba-tiba berani mengkritik Kapolri dan Mendagri, dan tidak terjadi apa-apa. Saya jadi mencari tahu apa yang ada di balik ini semua,” ujarnya.
Kecurigaan itu, lanjut Zukifli, semakin menguat ketika ia menemukan kejanggalan terkait identitas kendaraan Rismon.
“Saya sempat merasa orang ini aneh. Lalu saya temukan sesuatu, pelat nomor mobilnya AD. Itu menurut saya janggal, dia orang Balige tapi pelat nomornya dari sana. KTP-nya juga disebut dari Klaten,” tandasnya.









