Jemaah Tarekat Syattariyah di Ponorogo Gelar Salat Idulfitri Lebih Awal
PONOROGO, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat (penetapan) Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis (19/3/2026). Namun, sejumlah pengikut Tarekat Syattariyah di Ponorogo, Jawa Timur, telah lebih dahulu menggelar salat Id pada pagi ini.
Mereka melaksanakan salat Id lebih awal karena merasa telah menyelesaikan puasa Ramadan selama 30 hari. Sejak pagi, warga berdatangan ke lokasi salat Id di kompleks pondok pesantren di Dusun Plancingan, Sukorejo, Ponorogo.
Pantauan di lokasi, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa memadati area masjid sambil mengumandangkan takbir. Sekitar seratus jemaah kemudian melaksanakan salat Idulfitri secara berjemaah.
Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan khotbah Idulfitri, kemudian jemaah saling bersalaman dan makan bersama di halaman masjid.
Jemaah Tarekat Syattariyah menggunakan metode hisab atau perhitungan kalender dalam menentukan awal Ramadan dan Syawal.
Pada tahun ini, mereka memulai puasa pada hari Selasa (17/3/2026), lebih awal dibandingkan penetapan pemerintah. Setelah genap 30 hari berpuasa, mereka menetapkan Idulfitri jatuh pada Kamis.
Imam salat Id sekaligus pengasuh pondok pesantren, Ahmad Khumaidi menyampaikan bahwa penentuan tersebut didasarkan pada perhitungan yang mereka yakini.
"Kan punya metode sendiri-sendiri, yang penting kan rukun semuanya ibadah karena Allah SWT," ujar Ahmad di lokasi.
Meski berbeda dengan penetapan pemerintah serta organisasi masyarakat Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, pelaksanaan salat Id berlangsung lancar. Petugas kepolisian turut berjaga di lokasi untuk memastikan keamanan.
Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan agar kegiatan berjalan tertib. "Jemaah yang merayakan Idulfitri hari ini sekitar seratusan orang di satu pondok pesantren ini," kata Iptu Agus.
Untuk menghormati warga sekitar, jemaah tidak menggunakan pengeras suara saat takbiran. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib hingga selesai.








