Viral! Siswa SD di Lombok Tengah lapor Presiden Prabowo Belum Dapat Program MBG

Viral! Siswa SD di Lombok Tengah lapor Presiden Prabowo Belum Dapat Program MBG

Nasional | inews | Senin, 16 Maret 2026 - 19:56
share

LOMBOK TENGAH, iNews.id - Sejumlah siswa sekolah dasar di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyuarakan permintaan kepada Presiden Prabowo Subianto agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjangkau sekolah mereka.

Permintaan tersebut disampaikan para siswa SD Rentung, Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya. Video mereka yang menyampaikan keluhan itu kemudian viral di media sosial setelah diunggah akun TikTok @hadynfc.

Dalam video tersebut, para siswa menyampaikan bahwa hingga saat ini sekolah mereka belum merasakan manfaat program MBG yang disebut telah berjalan lebih dari 1 tahun.

Salah seorang siswi menyampaikan keluhan secara langsung di hadapan teman-temannya di lapangan sekolah.

“Lapor Pak Prabowo, kami minta keadilan, MBG sudah berjalan 1 tahun lebih tapi kami belum dapat-dapat," katanya, Senin (16/3/2026).

Pernyataan itu langsung disambut seruan dukungan dari siswa lain yang berada di sekitarnya. Bagi anak-anak di sekolah tersebut, program makan bergizi tidak hanya dipandang sebagai bantuan semata.

Mereka menilai program tersebut merupakan bentuk perhatian negara kepada anak-anak yang tinggal di daerah terpencil.

Seorang siswa bahkan mempertanyakan mengapa sekolah mereka belum mendapatkan program tersebut.

"Apakah karena kami anak kampung yang tinggal di pelosok negeri sehingga tidak penting untuk mendapatkan MBG? Negeri ini tidak adil kepada kami," ujarnya.

Siswa lain menegaskan bahwa mereka memiliki hak yang sama dengan anak-anak di daerah lain di Indonesia. Karena itu mereka berharap pemerintah dapat segera menghadirkan program MBG di sekolah mereka.

"Bagaimana pun kita anak bangsa yang punya hak yang sama dengan anak-anak lain," katanya.

Para siswa di SD Rentung hanya berharap program Makan Bergizi Gratis dapat segera menjangkkau sekolah mereka seperti yang telah diterima siswa di berbagai daerah lain di Indonesia.

Topik Menarik