Tambah Cuan untuk Ibu-ibu, Sandiaga Uno Gelar Pelatihan Resep Viral di Depok

Tambah Cuan untuk Ibu-ibu, Sandiaga Uno Gelar Pelatihan Resep Viral di Depok

Nasional | sindonews | Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:35
share

Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Gerakan Masyarakat Wirausaha menggelar pelatihan membuat kue kering Lebaran bagi para ibu rumah tangga.

Kegiatan bertajuk “Resep Viral, Peluang Cuan Maksimal Choco Chips Cookies & Sagu Keju Pandan Gula Aren” tersebut diikuti 51 peserta dan diselenggarakan di Kopi Taman Dinari, Jalan Cilangkap, Tapos, Depok, Kamis (5/3/2026).

Baca juga: Dorong Kemandirian Ekonomi, Sandiaga Uno Gelar Pelatihan Bagi Ibu-ibu di Semarang

Founder YIS Sandiaga Uno mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan. Program tersebut diharapkan membantu perempuan memiliki kemandirian ekonomi sekaligus menghapus stigma bahwa perempuan hanya berperan di rumah.

"Pelatihan ini bertujuan membuka peluang usaha bagi emak-emak. Jadi emak-emak bisa mandiri, sambut Lebaran raup cuan,” ujar Sandiaga, Jumat (6/3/2026).Pelatihan membuat kue kering dipilih karena dinilai memiliki potensi pasar yang besar menjelang Lebaran. Produk kue kering umumnya memiliki permintaan tinggi pada periode tersebut.

Pada sesi awal program, peserta diajarkan keterampilan membuat dua jenis kue kering yakni choco chips cookies dan sagu keju pandan gula aren.

Kedua menu tersebut dipilih karena bahan bakunya relatif murah, mudah diperoleh, dan dapat dimodifikasi sesuai kreativitas penjual.

Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pelatihan membuat konten promosi dengan memanfaatkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan seperti ChatGPT.

Para peserta kemudian ditantang langsung membuka pre-order pada hari yang sama. Hasilnya, terkumpul 161 pesanan untuk kedua produk kue kering tersebut dengan harga jual Rp60.000 per kemasan. Dari pesanan tersebut, para peserta berhasil mencatatkan total pendapatan sebesar Rp9.660.000.Program pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan tatap muka. Setelah sesi awal, peserta akan mengikuti pendampingan intensif selama tiga minggu.

Melalui pendampingan tersebut, peserta dapat berdiskusi langsung dengan para pelatih mengenai berbagai tantangan usaha yang dihadapi sekaligus memperdalam kemampuan dalam membuat konten promosi serta mengoptimalkan strategi pemasaran digital.

Peserta juga didorong terus mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh, berbagi pengalaman usaha, serta mendapatkan masukan yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan bisnis mereka.

Topik Menarik