Gibran Dorong Orang Tua dan Guru Kuasai AI: Jangan Malu Upgrade Diri

Gibran Dorong Orang Tua dan Guru Kuasai AI: Jangan Malu Upgrade Diri

Nasional | okezone | Kamis, 5 Maret 2026 - 04:35
share

BANDUNG – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka mendorong orang tua dan guru untuk terus meng-upgrade diri dalam menghadapi transformasi digital. Menurutnya, adaptasi terhadap perkembangan teknologi bukan semata menjadi tanggung jawab generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Gibran saat meninjau pelaksanaan Workshop AI Ready ASEAN bertajuk “Empowering Students for the Future: AI Literacy for a Digital ASEAN” di Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2026).

Ia meminta tenaga pendidik dan orang tua untuk senantiasa meningkatkan kapasitas agar mampu membimbing anak-anak secara optimal di tengah akselerasi era digital.

"Orang tua murid, guru-guru juga jangan sampai ketinggalan. Jangan malu untuk meng-upgrade (meningkatkan kapasitas) diri," kata Gibran.

 

Menurutnya, penguasaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) akan membuka akses terhadap informasi dan pengetahuan yang lebih luas. Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan penguatan kemampuan berpikir kritis agar setiap informasi yang diperoleh dapat disaring, dianalisis, dan dimanfaatkan secara tepat.

"Critical thinking (berpikir kritis) tetap harus dinomorsatukan, berpikir komputasional juga harus dinomorsatukan," ujarnya.

Gibran menegaskan, kemajuan teknologi, termasuk AI, merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Kehadirannya perlu dipandang sebagai instrumen strategis yang mendukung aktivitas manusia di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik.

Karena itu, pemanfaatan AI harus dilakukan secara bijak, beretika, dan sesuai fungsinya. Adaptasi yang tepat dari guru dan orang tua diharapkan mampu memastikan generasi muda tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, serta kedewasaan dalam memanfaatkan teknologi.

Gibran kembali menegaskan urgensi peningkatan kapasitas diri bagi para pendidik.

"Sekali lagi saya titip, ibu guru, bapak guru ini tidak boleh ketinggalan. Dan jangan malu untuk me-upgrade diri," pungkasnya.

Topik Menarik